Pensus Gubernur Aceh Bidang Pendidikan, Fauzan Azima Luncurkan Buku “Sang Gerilyawan” di Jakarta

Minggu, 19 Desember 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fauzan Azima saat membubuhkan tandatangan pada buku Sang Gerilyawan usai meluncurkan buku perdananya di Balai Budaya Jakarta, Sabtu, 18 Desember 2021.

Fauzan Azima saat membubuhkan tandatangan pada buku Sang Gerilyawan usai meluncurkan buku perdananya di Balai Budaya Jakarta, Sabtu, 18 Desember 2021.

Jakarta, (MA) Penasehat Khusus (Pensus) Gubernur Aceh Bidang Pendidikan, yang juga mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Linge, Fauzan Azima meluncurkan buku “Sang Gerilyawan”, Memoar Panglima Linge di Balai Budaya, Jalan Gereja Theresia, Jakarta Pusat, Sabtu, 18 Desember 2021.

Buku yang mendokumentasikan perjalanan perjuangan Fauzan semasa dia masih bergerilya itu dibuka oleh ketua Balai Budaya Jakarta, Syahnagra Ismail.

Fauzan Azima mengatakan, buku tersebut diterbitkan untuk mendokumentasikan berbagai peristiwa dan perjalanan perjuangan semasa bergerliya di Aceh. Namun, kata dia, buku tersebut tidak pula bertujuan mengungkit luka lama, tapi hanya untuk pergambaran bahwa Aceh pernah berada di fase konflik.

BACA JUGA...  Laskar Panglima Nanggroe Minta Gubernur Aceh Pilih Dirut BAS yang Berintegritas

“Jika ditanya untuk apa peluncuran buku ini, saya akan menjawab buku ini hanya untuk mendokumentasikan perjalanan saya semata. Saya berharap di akhir diskusi nanti, saya akan mendapatkan masukan untuk kemudian memperbaiki isi buku,” jelas dia.

Buku dengan ketebalan 300 halaman lebih itu mengungkapkan banyak peristiwa yang coba ditulis ulang lewat ingatan terputus-putus Fauzan Azima. 10 memoar yang ada di dalam buku itu sendiri berbicara hal penting dan perlu dicatat agar dapat dibaca oleh generasi masa depan.

Wartawan senior Tempo, Mustafa Ismail yang menjadi pembicara dalam acara peluncuran buku tersebut mengatakan, apa yang ditulis Fauzan Azima dalam bukunya adalah puzle sejarah yang penting untuk masa depan. Apalagi, buku tersebut ditulis dengan baik dan sangat renyah untuk dibaca, hampir serupa novel tapi bukan fiksi.

BACA JUGA...  Syukuran HUT Lantas Bhayangkara ke - 66, Sat Lantas Polres Lhokseumawe Santuni Yatim Piatu

“Saya mendorong teman-teman gerilyawan lainnya berani mencoba untuk menulis. Karena semakin banyak tulisan tentang memoar perjuangan mantan GAM ini, semakin berkembang pula pengetahuan umum dalam masyarakat tentang apa yang sebenarnya terjadi di Aceh dulu, karena ditulis langsung oleh para pelaku,” ujar dia.

Acara peluncuran buku meski molor satu jam dari jadwal awal 09.30 baru dibuka pada pukul 10.30 itu dihadiri sejumlah praktisi kebudayaan dan sastra, seperti Wartawan Senior yang juga penulis buku “Hasan Tiro, Jalan Panjang Menuju Damai Aceh”, Pimpinan Redaksi Parahyanganpost, Ismail Lutan, Pemusik Aceh, Amru Pane Band, penyair Aceh, Pilo Poly, dan sejumlah undangan lainnya.

BACA JUGA...  Empat Pulau Dicaplok Sumut, LMP Aceh Tengah: Safrizal Tidak Cakap Pimpin Aceh

Sebelumnya, dilakukan pula penandatanganan poster buku yang menandakan dibukanya diskusi umum yang dimoderatori oleh Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Bogor, Putra Gara.

Putra Gara yang menjadi editor dalam buku ini berharap, apa yang telah ditulis Fauzan Azima ini semoga menjadi titik balik dari perjuangan para kombatan secara intelektual.

“Kami generasi Aceh hari ini berharap masa lalu menjadi pijakan untuk masa yang akan datang. Karena saatnya kita membangun Aceh. Dan Bang Fauzan sudah memulainya melalui karya literasinya,” terang Gara.(r).

Laporan: Manyak

Berita Terkait

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:33 WIB

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Berita Terbaru

Skuat Aceh Timur Di Gala Siswa Nasional (GSI) Tingkat Provinsi Aceh.

OLAHRAGA

Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:49 WIB

Himbauan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:33 WIB

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB