Pengunjung PKA Ke-8 Padati Anjungan Aceh Selatan 

Mereka, mau berdesak-desakan  untuk melihat berbagai hal yang mungkin tidak dijumpainya pada anjungan lain.

Aceh Selatan memang unik dan menarik. Bukan saja, tradisi turun temurun masyarakatnya, budaya, nilai-nilai adat dan hasil alamnya.

Rempah-rempah yang kini menjadi thema PKA, adalah bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan rakyatnya.

Bermacam-macam rempah pun, seperti pala, cengkeh, kayu manis, nilam, kemiri dan serei serta berbagai jenis lainnya, dipamerkan di Anjungan Aceh Selatan.

BACA JUGA...  Festival Islamic School dan Bazar UMKM Semarakkan Ramadhan di Masjid Agung Babussalam Sp. Tiga-Redelong

Selain pengunjung dalam dan luar daerah, terdapat turis mancanegara yang datang ke Anjungan Aceh Selatan yang terbuat dari bangunan kayu pilihan itu  yakni dari  Jepang dan Malaysia.

Aceh Selatan konsisten dengan tema  pelaksanaannya yang mengangkat tagline  “Rempahkan Bumi, Pulihkan Dunia”.

Event ini pun, Aceh Selatan benar-benar ingin menghadirkan  dan menampilkan suasana kehidupan yang tradisi dan harmoni di tengah heterogenitas masyarakatnya yang berbaur dalam perpaduan  tiga suku yakni Suku Aceh. Aneuk Jamee dan Suku Kluet (Kluwat-red).

BACA JUGA...  Disbudpar Aceh Gelar Pameran Seni Rupa di Yogyakarta, Catat Tanggal dan Lokasi

Dalam anjungan, Aceh Selatan ditampilkan lini peradaban masa lalu, yaitu Aceh Selatan masa lalu, Aceh masa kini, dan Aceh masa depan yang merupakan bagian dari keutuhan Aceh.