BANNER IKLAN

Penemuan Amunisi Campuran di X-ray Perintis Bandara Douw Aturure Nabire

  • Bagikan

example banner

 154 total views,  1 views today

example banner

Begitu tas dibuka petugas x-ray menemukan amunisi dalam tas punggung warna hitam, selanjutnya dilakukan pembongkaran bersama KP2 dan anggota satgas paskhas yang sedang bertugas di X-ray, petugas menemukan amunisi, megazen dan sangkur. Diantaranya 51 butir munisi 5,56, 1 munisi jenis mouser, 16 butir munisi Ak 7.62 mm, 6 Munisi Revolofer 10 mm, 1 Sangkur dan 1 Magazen ss1.

Laporan | Syawaluddin

PAPUA (MA) – Penemuan amunisi campuran, diantaranya 51 butir amunisi 5,56. 1 amunisi jenis mouser. 16 butir amunisi Ak 7.62 mm. 6 amunisi Revolofer 10 mm. 1 Sangkur dan 1 Magazen SS1 di x-ray Perintis Bandara Douw Aturure Nabire, Provinsi Papua. Pada Kamis, 15 April 2021 Pukul 07.15 WIT.

Data ditempat kejadian perkara, mediaaceh.co.id mendapat keternagan bahwa; Amunisi campuran tersebut ditemukan di cargo perintis bandara Nabire yang di bawa oleh oknum Polisi, yang rencananya akan dipasok ke Sugapa dengan menggunakan Maskapai Smart PK SNS yang dipiloti oleh Daniel dan Copilot Faris

Begini kronologis penemuan amunisi itu. Pada saat barang masuk kedalam gerbong X-ray kelihatan ada yang mencurigakan, lalu petugas X-ray dan anggota satgas Paskhas memeriksa satu tas yang isinya belum diketahui.

Begitu tas dibuka petugas x-ray menemukan amunisi dalam tas punggung warna hitam, selanjutnya dilakukan pembongkaran bersama KP2 dan anggota satgas paskhas yang sedang bertugas di X-ray, petugas menemukan amunisi, megazen dan sangkur. Diantaranya 51 butir munisi 5,56, 1 munisi jenis mouser, 16 butir munisi Ak 7.62 mm, 6 Munisi Revolofer 10 mm, 1 Sangkur dan 1 Magazen ss1.

Selanjutnya oknum polisi yang membawa amunisi, megazen dan sangkur, dipanggil dari ruang tunggu oleh petugas ke ruang X-ray dan oknum poliai tersebut mengakui barang tersebut miliknya.

Dia juga mengakui, kalau dirinya seorang polisi dengan nama Haile ST. Wambrauw, Bripka/ Polri, NTP : 80101100, dengan Jabatan Ba Satlantas dari Kesatuan Polres Biak Numfor.

Setelah di konfirmasi, Haile tidak mau bicara tetapi menyampaikan melalui perwakilan Kp3 a.n Brigadir Sammuel Pu Nyaman dan perwakilan Kodim a.n Kopda Romli

Bahwa yang bersangkutan mau koordinasi tapi dengan anggota Paskhas yang disuruh menunggu Danpos Paskhas. Tetapi Haile tetap berangkat terbang menuju Sugapa tanpa koordinasi.

Setelah diketahui dari anggota Paskhas, bahwa Haile terbang ke Sugapa tanpa berkoordinasi, anggota Paskhas langsung memberi kabar ke Danpos Paskhas, kemudian Danpos Paskhas memerintahkan ke anggota Paskhas berkoordinasi dengan pihak Tower Bandara agar pesawat Smart PK SNS diperintah Landing kembali di Bandara Nabire.

Setelah pesawat landing di Bandara Nabire, Haile di turunkan dan di amankan ke kantor KP3 yang dikawal oleh Danpos KP3 dan Danpos Paskhas serta anggota Elang II.

Di Pos KP3 dilakukan introgasi pada Haile oleh Pihak Propam Polres Nabire di dampingi Danpos Paskhas, KP3 serta anggota Elang , Haile menyampaikan bahwa amunisi tersebut akan dibawa ke Intan Jaya tempat tugas Haile. Haile mengakui bahwa barang bawaan tersebut semua memang tidak Resmi.

Selanjutnya Haile diamankan ke polres Nabire oleh Propam Polres Nabire untuk ditindaklanjuti. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *