Pemko Banda Aceh Pangkas Anggaran Pengadaan 2022

Selasa, 11 Oktober 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator GeMPuR Asrinaldi.

Koordinator GeMPuR Asrinaldi.

Pj Walikota Pemimpin Yang Cakapnya Tak Serupa Bikin

BANDA ACEH, (MA) Anggaran pembangunan sejumlah rumah ibadah di Banda Aceh hingga pengadaan Al-Qur’an pada tahun anggaran 2022 akhirnya dipangkas oleh Pj Walikota Banda Aceh, Bakri Siddiq.

Padahal, sejak awal Bakri Siddiq telah berjanji akan ekstra hati-hati dalam melakukan rasionalisasi anggaran agar tidak merugikan masyarakat.

“Sangat memilukan sosok Pj Walikota Bakri Siddiq yang selama ini menonjolkan diri sebagai sosok yang taat beragama dengan agenda jamaah shubuhnya, ternyata kini mulai menunjukkan belangnya,” ungkap koordinator Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Untuk Rakyat (GeMPuR) Asrinaldi kepada media lewat rilisnya, Senin 10 Oktober 2022.

Pasalnya sejumlah rumah ibadah hingga pengadaan Al-Qur’an anggarannya dipangkas bahkan anggaran untuk kegiatan rumah ibadah yang telah selesai dilakukan proses tendernya,” ungkap koordinator Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Untuk Rakyat (GeMPuR), Asrinaldi kepada media, Senin 10 Oktober 2022.

Dia mencontohkan, salah satu pembangunan rumah ibadah yang dipangkas anggarannya yakni pembangunan mesjid At-Taqwa Gampong STUI yang terancam dipotong, padahal tendernya sudah dilakukan.

“Pembangunan Mesjid Taqwa Stui itu sudah ditender juga akhirnya pembangunannya terancam gagal dilaksanakan karena anggarannya terancam dipotong oleh Pj Walikota. Belum lagi sejumlah pembangunan/rehab rumah ibadh lainnya yang kecil-kecil juga berpotensi dipangkas anggarannya termasuk pengadaan Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan bahwa banyak program kerakyatan dan keagamaan akan terhenti pembangunannya di bawah kepemimpinan Pj Walikota Bakri Siddiq yang selama ini mempoles diri seakan-akan merupakan sosok yang taat beragama dan merakyat, padahal kebijakan yang dilakukan sangat jauh dari harapan rakyat dan bahkan berpeluang mengkhianati rakyat,” ujarnya.

BACA JUGA...  Ketua PKB Aceh Menolak Keras Ide Melegalkan Ganja

GeMPuR juga menilai sosok Pj Walikota Banda Aceh tidak benar-benar menyelamatkan program kerakyatan dan keagamaan sebagaimana komitmen dan penegasannya sebelumnya, tapi justru sebaliknya secara diam-diam mengabaikan kepentingan agama dan rakyatnya. “Seharusnya yang dilakukan Pj Walikota adalah menyelamatkan program kerakyatan dengan memaksimalkan realisasi PAD, namun fakta pahit harus ditelan oleh masyarakat Banda Aceh bahwa PAD masih belum bisa dimaksimalkan, sehingga program keagamaan dan kerakyatan akhirnya dikorbankan. Sehingga sangat wajar jika masyarakat kota menilai bahwa ‘Pj Walikota Bakri Siddiq adalah pemimpin yang cakapnya tak serupa bikin,” tegasnya.

Beberapa sumber PAD yang lumayan besar yang semestinya digenjot mulai tata kelola parkir hingga pengutipan bayar sewa lapak dan retribusi serta sumber lainnya justru tak dilakukan maksimal. “Banyak toko-toko atau lapak yang disewa oleh keluarga pejabat dan berkemungkinan menunggak, bahkan tidak dibayar ratusan juta rupiah tetapi tidak ditelusuri dan ditindaklanjuti padahal itu juga sumber PAD yang nilainya besar. Tapi yang disayangkan justru pengutipan pembayaran pamplet bagi pedagang kecil mulai ditingkatkan bahkan satu usaha bisa dikutip sampai Rp. 290-300 ribu untuk bayar pamplet usaha, dan tentunya sangat memberatkan pedagang kecil. Tapi lagi-lagi yang dikurangi dan dipangkas malah program kerakyatan dan keagamaan, sungguh kebijakan yang tidak rasional dan melukai hati rakyat,” kata Asrinaldi.

BACA JUGA...  Gubernur Ajak Pegawai Jaga Kekompakan dan Kedisiplinan di Bulan Ramadan

Dia juga menilai, sosok Pj Walikota Bakri Siddiq yang didukung PKS ini mulai menampakkan belang sebenarnya. Walaupun di permukaan seakan-akan komit dalam penegakan syari’at islam, namun faktanya sejumlah program penguatan keagamaan seperti pembangunan/renovasi mesjid, dan pengadaan sarana dan prasarana ibadah lainnya justru menjadi sasaran di pangkas pada tahun ini. Pihaknya juga mengingatkan Bakri Siddiq dengan surat As-shaf ayat 2-3 tentang seseorang yang tindakannya/kebijakannya atau perbuatannya tak seperti apa yang dikatatakannya.

BACA JUGA...  Pemko Tidak Fokus Tingkatkan PAD, Wakil Rakyat Loss Control

“Ya Ayyuhal ladziina amanu lima taquluna ma la taf ‘alun. Kabura maqtan indallahi an taqulu mala taf’alun (wahai orang-orang beriman, kenapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan. Amat besar kebencian disisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan). Seharusnya ayat jni menjadi landasan Pj Walikota agar perbuatan dan kebijakannya harus sesuai dengan apa yang pernah diucapkan di media bahwa tidak akan menghapus program-program kerakyatan,” paparnya.

Asrinaldi juga mengingatkan Bakri Siddiq dengan kutipan ceramah ustadz Abdul Somad(UAS) yang menyebutkan bahwa amalan seorang pemimpin bukan hanya sebatas amalan pribadinya, tapi bagaimana kebijakannya menghadirkan kemaslahatan untuk agama dan rakyat. “Pecuma Pj Walikota Bakri Siddiq membangun citranya dengan sholat shubuh berjamaah yang nota benenya amalan pribadi setiap hamba, jika pada realitanya cakapnya tak serupa bikin dan justru kebijakannya sangat memilukan malah menghapuskan anggaran untuk kegiatan agama seperti pembangunan mesjid serta sarana ibadah lainnya termasuk pengadaan al-qur’an yang notabenenya untuk penguatan agama dan syiar islam,” tutupnya.(R).

Berita Terkait

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Berita Terbaru

Oplus_131072

RAGAM BERITA

Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:58 WIB

NANGGROE

Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:53 WIB

RAGAM BERITA

WALHI: Selamatkan Bumi

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:44 WIB

Penyambutan Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa) pada acara HUT Kabupaten Pidie Ke-515 tahun.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:13 WIB

Skuat Aceh Timur Di Gala Siswa Nasional (GSI) Tingkat Provinsi Aceh.

OLAHRAGA

Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:49 WIB