Sementara itu, total penerima jaminan hidup (jadup) pada tahap ini tercatat sebanyak 74.405 jiwa.
Berdasarkan rincian per kecamatan, wilayah dengan jumlah penerima terbanyak pada Tahap III adalah Kecamatan Manyak Payed dengan 5.950 KK atau 21.686 jiwa.
Kecamatan Karang Baru sebanyak 2.685 KK (9.314 jiwa), serta Kecamatan Kejuruan Muda dengan 2.545 KK (8.868 jiwa).
Adapun kecamatan lainnya juga mendapatkan alokasi bantuan sesuai dengan tingkat kebutuhan masyarakat yang telah diverifikasi.
Pada Tahap IV, jumlah penerima bantuan tercatat sebanyak 19.652 KK dengan total 69.306 jiwa penerima jadup.
Kecamatan Karang Baru menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbesar, yakni 4.835 KK atau 17.183 jiwa.
Berikutnya Kecamatan Bendahara dengan 3.528 KK (12.782 jiwa) dan Kota Kualasimpang sebanyak 2.480 KK (8.260 jiwa).
Ahmad Yani menegaskan bahwa seluruh data penerima telah melalui proses verifikasi dan validasi berbasis BNBA.
Sistem ini memastikan bahwa bantuan disalurkan secara tepat sasaran karena mencantumkan identitas penerima secara rinci hingga tingkat nama dan alamat.
“Pendataan dilakukan secara cermat dan berlapis. Kami berupaya meminimalkan potensi kesalahan, baik dari sisi data ganda maupun penerima yang tidak memenuhi kriteria,” katanya.
Menurutnya, bantuan stimulan ini tidak hanya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar, seperti perabot rumah tangga, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.




