Pemkab Aceh Besar Kembali Gelar Bursa Inovasi Gampong

Minggu, 28 Juli 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para masyarakat secara bersama sama melakukan persiapan kegiatan bursa inovasi gampong yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Maayarakat Gampong, Kabupaten Aceh Besar untuk kali kedua di tahun 2019 ini. Foto: dok Humas Aceh Besar.

Para masyarakat secara bersama sama melakukan persiapan kegiatan bursa inovasi gampong yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Maayarakat Gampong, Kabupaten Aceh Besar untuk kali kedua di tahun 2019 ini. Foto: dok Humas Aceh Besar.

Kota Jantho (ADC) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) kembali menggelar Bursa Inovasi Desa (Gampong-red) di tiga Kecamatan masing-masing Kecamatan Ingin Jaya, Darul Imarah, dan Leupung. Bursa Inovasi Desa (BID) yang berlangsung di Aula Kantor Camat Darul Imarah, Sabtu, 27 Juli 2019 dibuka Bupati Aceh Besar yang diwakili oleh Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setdakab, M Ali SSos MSi

M Ali dalam sambupatannya menyampaikan, Program Inovasi Desa (PID) berperan sebagai salah satu cara pemerintah memberikan apresiasi atau penghargaan terhadap inisiatif baik yang telah dilakukan oleh masyarakat Gampong. Proses ini memanfaatkan pertukaran pengalaman dari satu gampong ke gampong lain melalui forum bursa inovasi Gampong, sehingga tumbuh semangat untuk melahirkan inovasi -inovasi baru dalam pembangunan Gampong. “Dengan adanya Bursa Inovasi Desa ini diharapkan mampu memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara nasional dan partisipatif,” ujarnya.

BACA JUGA...  44 Peserta Balon Keanggotaan Badan Baitul Mal Bener Meriah Dinyatakan Lulus Administrasi 

Ia mengungkapkan, program ini juga bertujuan untuk menjembatani kebutuhan masyarakat desa sekaligus sebagai sarana penyelesaian masalah dalam penggunaan dana desa agar sesuai peruntukannya.

“Juga upaya membantu gampong dalam meningkatkan kualitas kegiatan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat yang didanai dana desa.dengan menyajikan inspirasi dan alternative pilihan kegiatan-kegiatan bagi pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat yang dinilai inovatif dan terbukti berhasil,” kata M Ali.

Program Inovasi Desa dimasksudkan itu untuk meningkatkan kapasitas desa sesuai dengan Undang-undangvNomor 6 Tahun 2014 tentang desa dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa secara berkualitas, agar dapat meningkatkan produktivitas rakyat dan kemandirian ekonomi serta mempersiapkan pembanguan sumber daya yang memiliki daya saing sehingga dapat menjadikan gampong yang sejahtera dan bermartabat.

BACA JUGA...  Cut Syazalisma: ASN Tidak Bermain Politik dalam Pilkada 

“Jangan takut berinovasi demi mensejahterakan masyarakat banyak, dan pemerintah siap mendampingi para aparatur gampong apabila ada kendala dalam hal melakukan inovasinya,” pesan M. Ali lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Besar, Bahrul Jamil SSos MSi mengatakan kegiatan BID hari ini berlangsung di 3 Kecamatan yaitu Darul Imarah diikuti 110 orang dari 32 gampong di Kecamatan yang terdiri dari Keuchik, 32 Tuha Peut, 32 Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan Imum Mukim 4 orang yang turut dihadiri Danramil, Kapolsek, Kepala Puskesmas, KAU dan tokoh masyarakat 5 orang.

BACA JUGA...  Pidato Penutupan Sidang RAPBK-P Bener Meriah 2023 Dipimpin Oleh Wakil Ketua II 

“Sedangkan dua Kecamatan lain yakni Kecamatan Ingin Jaya diikuti 137 orang dan Kecamatan Leupung 18 orang,” ungkapnya.

Bahrul Jamil menjelaskan, bursa inovasi desa tersebut sebagai forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di gampong guna menggali potensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut BJ sapaan akrab Bahrul Jamil, disetiap gampong pada umumnya memiliki program andalan seperti pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakaat gampong sehingga perlu pendampingan agar terlaksana dengan baik dan sesuai aturan.

“Setiap program yang direncanakan juga harus melalui musyawarah dan melibatkan masyarakat setempat agar apa yang akan dibangun nanti sesuai kebutuhan serta kepentingan masyarakat banyak,” pungkas Bahrul Jamil SSos MSi, Kadis DPMG Aceh Besar. (Ril)

Berita Terkait

Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 
Jubir: DTH 10 KK Gampong Lubok Pusaka Sudah Cair
Ayah Wa Bersama Kadis PUPR Aceh Utara Tinjau Progres Pembangunan Batu Gajah di Lhok Puuk
Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor
Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi
Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan
Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter
BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Jubir: DTH 10 KK Gampong Lubok Pusaka Sudah Cair

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Ayah Wa Bersama Kadis PUPR Aceh Utara Tinjau Progres Pembangunan Batu Gajah di Lhok Puuk

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

Safriadi Pimpin KSMI Kota Lhokseumawe

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:56 WIB

Jubir Pemkab Aceh Utara Muntasir Ramli.

PEMERINTAHAN

Jubir: DTH 10 KK Gampong Lubok Pusaka Sudah Cair

Kamis, 29 Okt 2026 - 23:10 WIB

Bersama inventor dan jajaran redaksi perusahaan, Bupati Aceh Utara Ayah Wa bahas huntap, Kamis, (29/10).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor

Kamis, 29 Okt 2026 - 19:17 WIB