Pelihara Kucing Bikin Mandul ?

Senin, 16 November 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

OPINI Oleh | Aiman Kamila

Pernah dengar mitos tentang kucing bikin mandul/sulit hamil? Bagaimana bisa hewan semenggemaskan seperti itu bikin mandul?

Kucing merupakan salah satu hewan mamalia yang banyak digemari, pasalnya hewan ini sangat menggemaskan karena warna nya yang unik, bulu nya yang tebal, mata nya yang terkadang berbeda warna serta tingkah nya yang menggemaskan. Banyak masyarakat yang merawat kucing, tetapi tak sedikit pula masyarakat yang terkadang tidak ingin merawat hewan jenis ini. Beragam alasan pun dilontarkan oleh sebagian masyarakat, salah satu nya adalah “nanti bikin mandul, apalagi yang ngerawat cewe”. Infertilitas/ atau yang sering disebut mandul oleh orang awam adalah kondisi dimana seseorang tidak dapat/ kesulitan memiliki seorang anak setelah beberapa kali melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan alat kontrasepsi dalam setahun. Mandul dapat dialami oleh pihak laki-laki ataupun perempuan.

Penyebab mandul itu sendiri ada banyak, seperti:

• Laki-laki: kualitas sperma yang kurang baik, adanya penyakit penyerta
• Perempuan: tidak dapat menghasilkan sel telur, kualitas sel telur yang tidak baik, adanya tumor ataupun penyakit lain nya.

Padahal jika ditelaah dari penyebab mandul, tidak disebutkan adanya “memelihara kucing” megakibatkan mandul. Namun kucing dapat menjadi hewan pembawa agen parasit yang dapat menginfeksi manusia. Hal inilah yang sebenarnya terjadi. Toxoplasmosis adalah penyakit yang dapat ditularkan melalui hewan ke manusia yang disebabkan oleh parasite protozoa Toxoplasma gondii. Infeksi ini sering terjadi dan terkadang tidak adanya gejala yang timbul, tetapi hal ini yang dapat memperburuk kondisi pasien. Karena paling sering berdampak membahayakan pada ibu hamil. Kucing memiliki peringkat kedua hewan perantara yang membawa parasit toxoplasma gondii dengan memiliki presentase sebesar 35-73%, setelah hewan mamalia lain nya, yaitu anjing yang memiliki presentase sebesar 75%. Tetapi hewan berdarah panas lain nya juga dapat menularkan parasite ini. Parasit ini dapat dikeluarkan melalui tinja kucing, dan dapat ditularkan ke manusia melalui kontak langsung dengan tinja kucing yang terinfeksi, memakan daging mentah/ pemasakan yang kurang sempurna yang sudah terkontaminasi. Penyakit ini paling sering terjadi pada kucing dengan ras berbulu lebat dengan warna yang cantik.

BACA JUGA...  SPS Pusat dan Sumut Bantu Korban Longsor dan Banjir di Sei Lepan dan Brandan Barat

Hal ini dapat membahayakan ibu hamil, terlebih pada ibu hamil muda (kehamilan di minggu minggu pertama). Dampak yang dapat terjadi pada ibu hamil yang terinfeksi toxoplasmosis adalah kematian janin di dalam Rahim/ keguguran, sedangkan pada janin yang dapat bertahan dapat mengalami cacat atau keterbelakangan mental. Blue et al. (1989) melaporkan bahwa ditemukan adanya antibody toksoplasma gondii pada 44, 6 % pada anak yang mengalami retardasi mental, 44,6 % anak dengan lesi pada mata. Karena kebanyakan pasien yang mengalami infeksi ini tidak memunculkan gejala, hal ini yang mengakibatkan tinggi nya angka kecacatan. Karena sudah berdampak pada janin yang dikandung ibu hamil tersebut. Pengobatan yang diberikan dapat memakan waktu yang lama, hasil dari pengobatan semua tergantung dari system kekebalan tubuh si penderita dan juga faktor ketahanan virus tersebut untuk tetap hidup.Hal ini dapat dicegah oleh ibu hamil dengan beberapa cara, yaitu:

BACA JUGA...  Bank Aceh Berbagi di Bulan Ramadan dengan Pasien dan Medis

• Menghindari konsumsi daging yang kurang matang/ mentah
• Selalu menggunakan sarung tangan ketika kontak dengan daging mentah
• Rajin mencuci tangan baik setelah kontak dengan daging/ kontak dengan hewan yang terinfeksi
• Menjaga kebersihan alat-alat yang digunakan untuk mengolah daging mentah
• Menjaga jarak dengan kucing yang kira-kira dapat menularkan penyakit ini, seperti: kucing, anjing, kambing, sapi, ayam, itik, kerbau serta babi
• Menggunakan sarung angan ketika akan berkebun/ kontak dengan tanah
• Untuk ibu yang sedang mengandung sebaiknya tidak membersihkan kotoran hewan kucing/ anjing dan tidak membersihkan jeroan/ daging mentah
• Untuk yang memiliki hewan peliharaan terutama kucing/ anjing hendak nya rutin untuk memeriksa kan hewan nya ke dokter hewan
• Usahakan untuk selalu menutup rapat makanan yang disimpan agar terhindar dari lalat
• Sebaiknya tinja kucing dibakar atau diberi antiseptic (tidak lebih dari 1-2 hari)
• Sebaiknya tidak memotong hewan/ daging yang kira kira mengandung parasit ini
• Usahakan untuk melakukan vaksin terhadap hewan yang akan dipelihara, seperti kucing/ anjing ataupun hewan ternak lain nya.

BACA JUGA...  Ayah Wa Kembali Gelar Pembagian Uang Meuggang Sambut Idul Adha 1445 H, Ribuan Masyarakat Padati Kediamannya

Pencegahan ini juga dapat dilakukan oleh selain ibu hamil, adapun pencegahan lain nya yang dapat dilakukan ibu hamil yaitu melakukan pemeriksaan skrinning serologis toksoplasmosis. Faktanya masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa memelihara kucing bikin mandul, padahal sebenarnya itu hanyalah mitos.(*).

Penulis : Aiman Kamila
Jurusan: Kedokteran (Universitas Malikussaleh).
Dosen pembimbing: Chalirafi, SE., M. SI
No. kode KKN: P018
Dosen pembimbing: Chalirafi, SE., M. SI

Berita Terkait

Tajaga Adat, Tapeukong Syariat, Pesan Kuat di Balik 800 Tahun Samudera Pasai
Dari Jalan hingga Air Bersih, TMMD ke-129 Hadirkan Harapan Baru di Pedesaan
HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Aceh Tengah Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri
Sekda Aceh Tengah Apresiasi Gerakan Penghijauan Alumni SMAN 3 Pegasing di Kawasan Danau Laut Tawar
Pikiran Rakyat dan MEDIA ACEH Kolaborasi Bangun Balai Desa Pascabencana di Aceh Tamiang
TNI AD Gandeng PPL dan Petani Kembangkan Pakan Ternak Organik di Aceh Selatan
Syukuran Ke-80 Bhayangkara, Polres Aceh Tengah Serahkan Rumah Layak Huni hingga Penghargaan Aneka Lomba
Yahnda: Petani dan Nelayan Aceh Harus Berani Berinovasi Demi Kedaulatan Pangan di PENAS XVII Gorontalo

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:38 WIB

Tajaga Adat, Tapeukong Syariat, Pesan Kuat di Balik 800 Tahun Samudera Pasai

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Dari Jalan hingga Air Bersih, TMMD ke-129 Hadirkan Harapan Baru di Pedesaan

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:59 WIB

HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Aceh Tengah Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:31 WIB

Sekda Aceh Tengah Apresiasi Gerakan Penghijauan Alumni SMAN 3 Pegasing di Kawasan Danau Laut Tawar

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:10 WIB

Pikiran Rakyat dan MEDIA ACEH Kolaborasi Bangun Balai Desa Pascabencana di Aceh Tamiang

Berita Terbaru

PERISTIWA

Kapolres Sabang Pimpin Pencarian WN Malaysia Hilang Menyelam

Senin, 14 Sep 2026 - 15:05 WIB

PEMERINTAHAN

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Senin, 14 Sep 2026 - 14:57 WIB

Penampakan seekor buaya sungai di tebing Krueng Kluet/Kandang yang sempat direkam warga, Minggu, (13/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:43 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi saat membesuk orang dalam gangguan jiwa di daerahnya.

PEMERINTAHAN

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 Sep 2026 - 16:10 WIB