Pedagang PKL Tempati Lokasi Baru Kota Panton Labu Bebas Macet

Jumat, 26 Oktober 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lhoksukon ( ADC ) Seratusan Pedagang Kaki Lima ( PKL ) Kota Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara sudah mendapatakan tempat jualan baru. Lokasi tempat baru tersebut terleyak di bekas pabrik penggilangan padi milik keluarga salah seorang tokoh masyarakat setempat H.T.Tamrin.

Ketua haria pasar Panton Labu T.Hamdani, kepada media ini menyebutkan, bahwa kondisi pasar Panton Labu sempat mengalami semrautan selama beberapa waktu lalu yang diakibatkan oleh ramainya jumlah pedagang dan sempitnya lokasi pasar, sehingga sempat mempengaruhi bagi aktifitas lalulintas jalan.

Namun, sejak sekarang kondisi tersebut sudah dapag ditangani. Berkat bantuan semua pihak dan kepatuhan para pedagang sendiri yang rela ditempatkan dilokasi baru sebagai tempat menggais rezeki para pedagang di pasar Panton Labu.

BACA JUGA...  Sosialisasi Bahaya Narkoba di Seunuddon Berjalan Lancar

“Seluruh pedagang setuju menempatkan lokasi baru sudah beraktifitas sebagaimana biasanya,” kata Hamdani, yang ditemui dilokasi pasar Baru Panton Labu Aceh Utara, Kamis, 25 Oktober 2018.

Lebih lanjut kata Hamdani, dengan adanya tempat baru, pedagang akan lebih tertata dengan rapi. Kecuali lokasi kepada para pedagang biasa, pasar baru tersebut juga tersedia untuk lokasi untuk para pedagang mingguan yang datang menjajakan barang dagangannya setiap hari pasar di gelar di Panton Labu.

BACA JUGA...  HUT RI Ke-74, Jasa Raharja Bireuen Dan UPTD IV Samsat Aceh Adakan Bakti Sosial

Tidak cuma itu, pasar baru tersebut juga akan dilengkapi dengan sejumlah sarana publik seperti, Jalan akses, musalla dan MCK, sehingga pengunjung dengan mudah melalu keluar masuk dan tidak perlu mencari tandan saat kebelet serta tempat ibadah saat waktu salat tiba, seluruhnya sudah tersedia.

” Dalam waktu dekat ini kita juga akan membangun Musalla dan MCK, sehingga para pengunjung dan pedagan lebih nyaman,” demikian papar Hamdani.

Hamdani mengarapkan kepada seluruh pedagang yang ada untuk dapat menjaga lokasi tersebut dan sarana prasarana yang ada dengan baik, sembari meminta perhatian pemerintah setempat untuk dapat mendukung kebutuhan fasilitas yang saat ini masih dirasa kurang, sehingga perkembangan pasar rakyat itu lebih baik kedepan.

BACA JUGA...  Pelabuhan Bebas Sabang Tak Bebas, Importir Surati Gubernur Irwandi

“Kita harap para pedagang dan pengunjung menaati aturan yang ada, dan kepada pemerintah dapat mendukung sarana yang saat ini masih sangat dibutuhkan,” kata Hamdani, sembari menunjuki lokasi perbatasan Aceh timur dengan Aceh Utara yang dihalangi oleh Alur kecil tanpa jembatan permanen. (red/@yed).

Berita Terkait

Tarmizi Age: Tol Subulussalam–Medan Harus Terintegrasi dengan Perencanaan Pusat
Area Parkir Pasar Al-Mahirah “Telan” Lima Kendaraan
Gubernur Aceh Pimpin RUPSLB Bank Aceh
Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026
Zurich Perkuat Layanan, Resmikan Kantor Baru di Batam
Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Memiliki Peran Strategis Perkuat UMKM
Gandeng LPPI, Bank Aceh Tancap Gas
Menjaga Amanah Selama 53 Tahun, Bank Aceh Siap Melangkah Lebih Kuat

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 19:41 WIB

Tarmizi Age: Tol Subulussalam–Medan Harus Terintegrasi dengan Perencanaan Pusat

Sabtu, 5 September 2026 - 17:11 WIB

Area Parkir Pasar Al-Mahirah “Telan” Lima Kendaraan

Kamis, 3 September 2026 - 20:03 WIB

Gubernur Aceh Pimpin RUPSLB Bank Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Zurich Perkuat Layanan, Resmikan Kantor Baru di Batam

Berita Terbaru