Dalam forum itu, seluruh unsur Forkopimda juga menegaskan komitmen memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan daerah, memastikan kelancaran distribusi energi dan logistik, menjaga stabilitas harga bahan pokok, serta menjamin penyaluran bantuan sosial tepat sasaran menjelang Idul Fitri.
Dari sektor energi, Sales Area Manager Retail Aceh PT Pertamina Patra Niaga Misbah Bukhori menyampaikan distribusi BBM dan LPG di Aceh berada dalam kondisi aman dan terkendali. Penguatan stok dan pengaturan distribusi dilakukan guna mengantisipasi peningkatan konsumsi selama Ramadan dan Idul Fitri. “Pertamina juga menyiapkan armada distribusi tambahan, termasuk untuk wilayah dengan potensi gangguan distribusi akibat faktor geografis maupun bencana alam,” lapor Misbah.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh yang diwakili Kepala Bidang Pengembangan Industri Agro dan Manufaktur Ridhwan melaporkan bahwa stok beras, minyak goreng, dan gula dalam kondisi mencukupi. Pemerintah daerah, kata Ridhwan, terus melakukan pemantauan harga harian serta menggelar operasi pasar murah di 23 kabupaten/kota guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang Idul Fitri.
Di bidang sosial, Kepala Dinas Sosial Aceh Budi Afrizal menyampaikan bahwa realisasi berbagai program bantuan sosial telah mencapai lebih dari 95 persen dari target penyaluran. Program tersebut meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, bantuan usaha ekonomi produktif, serta bantuan bagi penyandang disabilitas.
Budi juga menegaskan pentingnya verifikasi data penerima manfaat agar program sosial menjelang Lebaran tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal.




