
Sabang (MA) – Akhir-akhir ini hampir setiap rapat yang digelar di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang, terlihat kurang terpenuhi kursi empuk yang semestinya diisi oleh wakil rakyat namun apa yang terjadi, meskipun memenuhi kuota rapat ada sejumlah anggota dewan diwakili oleh kursi kosong.
Boleh jadi masing-masing anggota anggota dewan punya alasan dan cerita sendiri pada setiap rapat paripurna sehingga, tak begitu penting menghadiri rapat membahas nasib manusia diluar yang menitipkan dirinya duduk di gedung utusan rakyat itu.
Nah, apa kata masyarakat yang notabenenya merasa telah mewakilkan pilihannya di DPRK Sabang, agar dapat memperjuangkan nasibnya melalui buah pikirannya masing-masing terkait kehidupan rakyatnya.
“Dulu waktu kampanye bukan main janjiannya namun apa yang terjadi, kami masyarakat Sabang kerap mendengar dari orang dalam bahwa setiap rapat paripurna sering diwakili oleh kursi kosong meskipun memang memenuhi tata tertib yang berlaku,” kata salah seorang masyarakat Sabang yang namanya enggan dipublis kepada media ini, Sabtu (29/06/2024).



