Pancasila di Tengah Gelombang Zaman

Senin, 1 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, dituntut memastikan bahwa seluruh kebijakan yang lahir benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.

Prinsip keadilan sosial sebagaimana termaktub dalam sila kelima harus menjadi pijakan utama dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan masyarakat, menjamin hak-hak kelompok paling kecil, serta tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” demikian kutipan amanat yang dibacakan Wakil Bupati.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya diukur melalui pertumbuhan ekonomi atau pembangunan fisik semata.

BACA JUGA...  Apa Kabar DAK Fisik Aceh Tamiang?, ‘Melorot’ ya?

Lebih dari itu, keberhasilan pembangunan harus mampu dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan dan masyarakat yang berada di wilayah terluar.

Melawan Intoleransi dan Radikalisme

DALAM kesempatan tersebut, pemerintah juga mengingatkan pentingnya menjaga harmonisasi kehidupan berbangsa.

Ancaman intoleransi dan radikalisme dinilai masih menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.

BACA JUGA...  Wakil Bupati Aceh Tamiang Terima Penghargaan SIPP Award 2025

Keduanya dapat merusak kohesi sosial yang selama ini menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia.

Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus memperkuat dialog, toleransi, serta semangat persaudaraan antarsesama anak bangsa.

“Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita,” ujar Ismail.

Pesan tersebut sejalan dengan semangat Pancasila yang menempatkan kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sebagai nilai dasar kehidupan bernegara.

BACA JUGA...  Uni Eropa Sampaikan Simpati atas Bencana di Aceh, Perkuat Dialog Strategis dengan Wali Nanggroe

Berita Terkait

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB