Pancasila di Tengah Gelombang Zaman

Senin, 1 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DALAM amanat tersebut juga ditekankan bahwa Pancasila tidak boleh berhenti sebagai simbol negara atau sekadar materi pelajaran di ruang kelas.

Pancasila harus hadir dalam tindakan nyata dan menjadi bagian dari perilaku sehari-hari masyarakat Indonesia.

Karena itu, seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup.

BACA JUGA...  MENJEMPUT LAPAR DI NEGERI YANG TENGGELAM

Nilai-nilai yang terkandung dalam lima sila harus tercermin dalam sikap saling menghormati, semangat gotong royong, keadilan sosial, serta penghormatan terhadap keberagaman.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur Pancasila hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau sekadar teks dalam buku sejarah,” kata Ismail membacakan amanat tersebut.

Pesan tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan kondisi masyarakat saat ini. Di tengah derasnya arus media sosial dan perkembangan teknologi informasi, ruang publik kerap diwarnai ujaran kebencian, intoleransi, serta berbagai bentuk disinformasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

BACA JUGA...  TAMIANG DALAM BAYANG EKOLOGI YANG RETAK; Suara Nasir Djamil dan Sayed Zainal

Karena itu, internalisasi nilai-nilai Pancasila menjadi kebutuhan mendesak yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

Keadilan Sosial sebagai Tolok Ukur Kebijakan

SELAIN menyoroti pentingnya persatuan, pidato Kepala BPIP juga mengingatkan bahwa implementasi Pancasila harus tercermin dalam setiap kebijakan publik.

Berita Terkait

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB