Sabang (MA) – Pada hari pertama pelaksanaan olahraga Aceh Internasional Orientering (AIO), yang dipusatkan di Benteng Jepang, Gampong Anoi Itam, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, peserta melintasi jalur menantang peninggalan perang dunia ke II., Sabtu (07/2024).
Sebanyak 150 peserta Aceh International Orienteering, mulai mengikuti pelombaan (race) hari pertama untuk kelas Middle Distance (Jarak Menengah). Kelas ini cendrung melintasi medan yang berhutan, batuan dan perkebunan warga.
Start dimulai di desa Anoi itam, tepatnya di depan kantor Keuchik Anoi itam. Sebelum dilepas di Garis Start, para Orienteers (sebutan Pelari Orienteering), harus memasuki area Karantina.
Peserta perdana dilepas di garist start sekitar pukul 09.00 WIB. Saat dilepas, peserta dibekali Peta Orientering yang berisi rute yang harus mereka tempuh, untuk menemukan 11 titik station yang sebelumnya telah dipasang oleh penyelenggara. Selain itu peserta juga dibekali Kompas sebagai alat penentu Arah.
Meski dilepas dalam kondisi hujan rintik, namun para peserta terlihat antusias mengikuti tahapannya perlombaan, melintasi jalur yang ditentukan panitia, dengan berhadapan dengan alam berbatuan dan kebun masyarakat.
Adviser perlombaan asal Jakarta, Fico Azhari menyebutkan, medan yang ditempuh para atlit sangat variatif, yang terdiri dari Pantai, Hutan, icon wisata Benteng Jepang dan pemukiman desa Anoi Itam., kata Fico Azhari.
Halaman : 1 2 Selanjutnya














