Nova Definitif, Peta Politik Aceh Berubah

Selasa, 17 November 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Syawaluddin

ACEH BESAR (MA) – Pasca pelantikan Nova Iriansyah sebagai Gubernur Aceh definitif beberapa waktu lalu, terjadi perubahan sangat mendasar.

Terutama itu, hubungan antara eksekutif dan legislatif awalnya disharmonis, kini terlihat harmonis.

Ada hal menarik, terutama pada tataran kebijakan, sikap dari kedua belah pihak semakin mempertontonkan kemesraan.

Demikian dikatakan, Usman Lamreung, Aktifis Sosial, Pemerhati Pemerintahan dan Akademisi Aceh ini pada mediaaceh.co.id. Selasa, 17 November 2020. Di Kuta Malaka.

BACA JUGA...  Solidaritas Pers Hadir di Dataran Tinggi SPS Salurkan Bantuan untuk Wartawan

Bahwa; Peta politik elit Aceh mulai bergeser, dilihat dari gugurnya hak angket oleh DPRA, beberapa minggu yang lalu, yang selanjutnya mulai harmonis Pemerintah Aceh dan DPRA.

Hilang Isu hak angket, beralih pada isu sosok wagub pasca pelantikan Nova sebagai Gubernur, maka berubah eskalasi dinamika politik elit Aceh.

Dan ini bakal menguntungkan Nova sebagai penguasa pemerintah Aceh. Bila Wagub yang diusulkan salah satu partai pengusung, yaitu PNA selama ini berseberangan pemerintah Nova, tergabung dalam Koalisi Aceh Bermartabat (KAB).

BACA JUGA...  Pangdam Iskandar Muda Irup 17-an

Sudah pasti kekuatan KAB diparlemen berkurang. Biarpun kemudian posisi Partai Aceh masih ada peluang dalam memainkan dinamika politik Aceh saat ini.

Berita Terkait

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers
Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo
Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers
Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri
Ayah Wa: Pers Harus Tetap Dekat dengan Rakyat demi Demokrasi yang Kuat
Terima Pemred Award 2026, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali Menjadi Suara Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:10 WIB

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Selasa, 22 September 2026 - 18:30 WIB

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Kamis, 10 September 2026 - 14:44 WIB

Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

Sabtu, 5 September 2026 - 13:44 WIB

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Jumat, 4 September 2026 - 16:51 WIB

PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers

Berita Terbaru

Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M. Si.

PEMERINTAHAN

Haili Yoga: MPP Citra Pelayanan Daerah

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:51 WIB