“Saya yakin, mereka akan tetap berkomitmen pada prinsip perjuangan yang mendahulukan kepentingan rakyat di atas segalanya,” lanjutnya.
Kemenangan Kolektif Rakyat Aceh
Lebih jauh, Nasruddin menyebut kemenangan ini bukan hanya milik Muzakir Manaf dan Fadlullah, tetapi milik seluruh rakyat Aceh. Ia menekankan pentingnya persatuan pasca-Pilkada untuk membangun masa depan Aceh yang lebih baik.
“Ini adalah kemenangan kolektif, hasil dari kerja keras dan doa kita semua. Saatnya kita bersatu. Pilkada selesai, kini waktunya membangun Aceh dengan semangat kebersamaan,” tegas Nasruddin.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Prabowo Subianto atas perhatian dan dukungannya dalam memastikan proses demokrasi di Aceh berjalan lancar dan damai.
“Bapak Presiden Prabowo adalah simbol demokrasi yang kokoh, dan saya rasa masyarakat Aceh merasakan dampak positif dari kepemimpinannya,” tambahnya.
Seruan kepada Lembaga Penyelenggara Pilkada
Nasruddin turut memberikan perhatian kepada lembaga penyelenggara Pilkada, agar menjaga integritas dalam proses rekapitulasi suara.
Ia meminta agar tidak ada gangguan atau intervensi yang dapat mencederai demokrasi.
“Jika ada indikasi kecurangan, segera proses sesuai aturan hukum. Jangan sampai ada kegaduhan yang justru memecah belah masyarakat. Demokrasi harus tegak lurus, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.




