oleh

Acara Zikir Akbar di Sabang Ternoda Musik Hiburan Malam

Sabang (ADC)- Walikota Sabang Nazaruddin, geram.  Pasalnya, saat acara Zikir Akbar berlangsung, Minggu, 22 April 2018, dentuman musik menggema dari salah satu penginapan (bungalow) milik Warga Negara Asing yang beristrikan perempuan setempat.

Menurut keterangan sejumlah masyarakat Gampong Ie Meule Kecamatan Sukakarya Kota Sabang, dimana tempat berlangsungnya musik house, yaitu bungalow Cassanemo, kerap dijadikan sebagai tempat hiburan malam berupa musik house.

“Sebenarnya masyarakat Gampong Ie Meule sudah beberapa kali melakukan aksi pembubaran kegiatan musik house di bungalow Cassanemo, bahkan pernah ditangani Polres Sabang, tetapi tetap saja dilakukan hal serupa,” kata salah seorang warga setempat tadi malam.

Menurutnya, pemerintah sudah salah dari awal dimana membiarkan pembangunan bungalow atau hotel berdiri di lingkungan pemukiman penduduk dan bibir pantai, sehingga pemlik yang bersuami WNA itu mudah melakukan kegiatan yang bertentangan dengan Syariat Islam yang diberlakukan di Aceh.

Masyarakat Gampong Ie Meule khususnya Sabang pada umumnya memberi apresiasi tinggi sekaligus mengancungkan jempol, kepada Walikota Sabang Nazaruddin atau yang lebih dikenal Tgk Agam, yang telah terjun langsung ke lokasi dan membubarkan kegiatan tersebut.

Seperti diketahui sejumlah organisasi Islam se-Kota Sabang pada malam Minggu (21/04/18), melaksanakan Zikir Akbar di arena Sabang Fair Gampong Kuta Barat Kecamatan Sukakarya, yang dihadiri Muspida, Muspida plus, SKPK dan undangan lainnya.

Usai pergelaran Zikir Akbar, Walikota Sabang bersama rombongan Zikir menuju salah bungalow yaitu Cassanemo, kabarnya kedatangan Walikota dan rombongan Zikitr ke lokasi tersebut, setelah pihak menerima laporan masyarakat atas kegiatan musik house di bungalow dimaksud.

Pada acara musik house seperti itu kerap muda-mudi melakukan joget bebas, ala disc jockey di bawah lampu remang-remang.

Seperti diketahui,  kegiatan semacam itu tidak dibolehkan dilakukan di Aceh karena bertentangan dengan Qanun Syariat Islam., (Jalal).

IDUL FITRI

IDUL FITRI

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..