Museum Tsunami Gelar Seminar Kajian Kebencanaan, Ini Pesan Almuniza

Rabu, 5 Oktober 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH, (MA) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh melalui UPTD Museum Tsunami menggelar seminar kajian terkait kebencanaan di Aula Hotel Grand Permata Hati, Kota Banda Aceh, Rabu, 5 Oktober 2022.

Diselenggarakannya seminar kebencanaan yang diikuti puluhan mahasiswa-mahasiswi ini bertujuan untuk berbagi informasi terkait bencana alam, khususnya tsunami.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbupar) Aceh, Almuniza Kamal menyampaikan, Museum Tsunami memiliki tiga fungsi. Pertama yaitu sebagai sarana edukasi kepada masyarakat terkait gempa dan tsunami.

BACA JUGA...  Pawai Kapal Hias Hipnotis Ribuan Pengunjung di PKA Ke-8 

Kedua adalah sebagai tempat rekreasi wisatawan lantaran dikemas dengan konsep modern dan ketiga, sebagai salah satu gedung yang dipersiapkan untuk proses mitigasi dan evakuasi saat terjadi bencana.

Oleh sebab itu, Almuniza berharap kegiatan seminar ini dapat terus dilanjutkan sebagai bahan pembelajaran dan juga untuk pengingat agar terus siaga dalam menghadapi bencana.

“Saya harap dokumen yang ada di Museum Tsunami aktif dalam menginformasikan berbagai edukasi kebencanaan dan menjadi pilar sebagai perpanjangan tangan pemerintah untuk menginformasikan kepada seluruh khalayak ramai,” kata Almuniza.

BACA JUGA...  Gelar Seminar UMKM, BIN Melalui AMANAH Dorong Wirausaha Muda Naik Kelas

Terakhir, Almuniza mengungkapkan, pihaknya tengah mempersiapkan Museum Tsunami menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk memaksimalkan potensinya.

“Saya berharap para pemuda bisa menjadi entrepeneur, sehingga Museum Tsunami bisa menjadi salah satu penggerak ekonomi bagi masyarakat Aceh dan saya yakin, insyaallah ke depannya Museum Tsunami akan mandiri dengan memaksimalkan potensi BLUD,” kata Almuniza, mantan Kepala UPTD Museum Tsunami Aceh tahun 2017-2018 itu.

BACA JUGA...  Mohon Maaf, Museum Aceh dan Museum Tsunami Ditutup Sementara

Kepala UPTD Museum Tsunami Aceh, M Syahputra Azwar menuturkan, seminar kebencanaan ini diikuti 50 peserta dari kalangan mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK), UIN Ar-Raniry dan lingkungan Disbudpar Aceh.

Ia berharap, kajian kebencanaan ini akan meningkatkan informasi kepada masyarakat terkait mitigasi kebencanaan, terutama tsunami.

“Semoga hasil dari diselenggarakannya seminar ini dapat bermanfaat bagi kita semua, terutama untuk generasi mendatang, sehingga menjadi generasi yang tangguh dalam menghadapi bencana,” pungkasnya. (R).

Berita Terkait

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M
Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 September 2026 - 12:29 WIB

Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Minggu, 20 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Sabtu, 19 September 2026 - 21:33 WIB

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana

Berita Terbaru

Ketua ODGJ Aceh Utara Barona Raja saat mendampingi penanganan ODGJ di Aceh Utara.

KESEHATAN

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 Sep 2026 - 15:10 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Senin, 21 Sep 2026 - 12:29 WIB

Oplus_131072

RAGAM BERITA

Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:58 WIB