“Harapan saya, ini harus digalakkan terus dan jangan terputus. Sebab dimulai dari hal yang kecil seperti ini, bisa menciptakan Qori’ah yang mampu bersaing, tidak hanya di tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional. Tetapi mampu mengangkat harkat dan martabat rakyat Aceh di MTQ internasional,” jelas Politisi Partai Aceh ini.
Kata Fadlon, MTQ juga mengajarkan anak-anak usia dini mengenal Islam yang kaffah agar tidak terjerumus pada ajaran atau faham yang menyesatkan. Serta mampu menolak isme intoleran serta menangkal radikalisme di Bumi Muda Sedia.
Sebelumnya Datok Penghulu Kampung Seuneubok Aceh. Rusli, SPd mengatakan, Musbaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke- VIII antar dusun, Kampung Seuneubok Aceh diikuti oleh tiga dusun diantaranya Dusun Trani Hasyim, Imam Ma’un dan Peutua Puteh serta memperlombakan tujuh cabang diantaranya, Dakwah, Cerdas Cermat, Hapalan Ayat Pendek, Bacaan Ayat Al-Qur’an.
Masih Rusli, dikatakan bagi Qori dan Qori’ah yang menjadi juara, jangan berbangga hati, jadikan momentum kemenangan itu untuk meningkatkan dan penyemangat untuk memperdalam lagi bacaan dan isi kandungan Al-Qur’an.
Dia juga mengingatkan, pada Qori dan Qori’ah yang belum mendapat juara jangan berkecil hati. Sebab kekalahan itu merupakan kemenangan yang tertunda sebagai cemeti untuk kemenangan dimasa depan.




