MFF Syndicate: RSUD ZA Tidak Serius dalam Tingkat Pelayanan Kepada Pasien

Rabu, 19 Juli 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MFF Syndicate lembaga kajian politik dan publik melalui direktur riset dan advokasi Fikrah Aulia.

MFF Syndicate lembaga kajian politik dan publik melalui direktur riset dan advokasi Fikrah Aulia.

BANDA ACEH (MA) – Antrian pasien yang membludak untuk mendapatkan pelayanan mengambil obat di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUD ZA). Dimana tingkat pelayanan terhadap pasien tidak serius di rumah sakit kebanggaan masyarakat Aceh ini.

Hal tersebut disampaikan oleh MFF Syndicate lembaga kajian politik dan publik melalui direktur riset dan advokasi Fikrah Aulia pada mediaaceh.co.id lewat siaran persnya, Rabu, (19/7). 

Menurutnya, tidak ada keseriusan dari pihak rumah sakit dalam meningkatkan pelayanan publik.

“Permasalahan pelayanan ini terulang kembali, pasien harus bersusah payah untuk mendapatkan obat. Amat sangat di sayangkan bahwa tidak adanya keseriusan dari pihak rumah sakit terhadap peningkatan pelayanan bagi pasien, padahal pelayanan ini adalah cerminan bagi rumah sakit tersebut, sedangkan reformasi di bidang kesehatan mengamanahkan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan itu sendiri,” ujar Fitrah.

BACA JUGA...  HUT RI Di Abdya Berlangsung Khidmat

Menurutnya, ini adalah kerugian bagi masyarakat bahwa rumah sakit tidak mampu memberikan solusi konkrit terhadap permasalahan pelayanan ini.

Ia menyebutkan, Kejadian ini sepenuhnya merupakan kerugian yang di alami bagi pasien tentunya. Banyak waktu yang terbuang untuk mendapatkan pelayanan tersebut, hal seperti ini akan menimbulkan citra yang tidak baik menurut pasien. Meskipun ada beberapa alternatif yang di tawarkan pihak rumah sakit terhadap persoalan ini tapi, fakta di lapangan antrian membludak kembali terjadi artinya pihak rumah sakit tidak mampu memberikan solusi konkrit terhadap persoalan tersebut.

BACA JUGA...  Polda Aceh Imbau Masyarakat tidak Takut Laporkan Aksi Premanisme, Call Center 110 Siap 24 Jam

“Pemerintah harus mengevaluasi pihak rumah sakit agar mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada pasien,” tegasnya.

Lanjutnya, Perlu adanya tindakan serius dari pemerintah untuk mengevaluasi pihak rumah sakit. Bukan hanya sekedar formalitas, karna ternyata alternatif yang coba di tawarkan pihak rumah sakit pun faktanya tidak dapat memecahkan masalah antrian ini. “Bayangkan untuk mendapatkan obat saja kita harus antri panjang dan menunggu dengan waktu yang lama, ini kan menjadi sebuah masalah,” ungkap Fikrah.

BACA JUGA...  Soal UKW, Ketum PPWI Soroti Dewan Pers

Dikatakan, pasien seharusnya di perbolehkan untuk mengambil obat selain di ZA untuk mencegah membludaknya antrian pada saat mengantri untuk mendapatkan obat.”Sebaiknya pasien diperbolehkan mengambil obat di apotik luar ZA, enggak mesti di ZA juga. Negara luar seperti Australia dan Inggris, pasien bebas mau dimana ambil obat mereka dan tetap ditanggung asuransi,”ujarnya.

Kemudian, ia juga menyampaikan bahwa faktor kesehatan masyarakat adalah hal penting yang harus di dorong oleh pemerintah, lanjut Fitrah.

Karena kesehatan masyarakat merupakan faktor penting. “Saya rasa mesti harus ada yang bertanggung jawab atas ketidakmampuan ini,” tutup Fikrah.(R).

Berita Terkait

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Okt 2026 - 19:50 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Senin, 12 Okt 2026 - 18:49 WIB

POLITIK

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Okt 2026 - 18:18 WIB