Mewakili Almarhum Ayahnya, Yenny Wahid Terima Piagam Perdamaian Aceh dari BRA

Mewakili Almarhum Ayahnya, Yenny Wahid terima piagam perdamaian Aceh ke-20 di tahun 2025 dari ketua BRA.

Ia menilai penghargaan ini bukan hanya bentuk penghormatan terhadap Gus Dur secara pribadi, melainkan juga pengakuan terhadap nilai-nilai perdamaian yang beliau perjuangkan.

“Gus Dur memiliki kecintaan yang sangat besar terhadap Aceh. Beliau sering menyampaikan bahwa rakyat Aceh memiliki martabat yang tinggi dan harus diperlakukan dengan penuh hormat. Hubungan beliau dengan Aceh bukan sekadar hubungan politik, tetapi hubungan emosional yang sangat kuat,” ujar Yenny Wahid kepada Ketua BRA, Dr.(Cand) Jamaluddin, SH.,Mkn.

BACA JUGA...  For-PAS Tawarkan Dua Opsi Terkait Penunjukan Plt Direktur Poltas

Sementara itu, Dr.(Cand) Jamaluddin, SH., Mkn menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bagian dari komitmen Aceh untuk terus mengingat para tokoh yang telah berjasa dalam proses perdamaian. Ia menyatakan bahwa Gus Dur adalah simbol dari nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan keberanian dalam memperjuangkan perdamaian yang bermartabat.(R)