Menyemai Harapan di Jakarta; Langkah Strategis Bupati Aceh Tamiang Menguatkan Sektor Pertanian

Sabtu, 8 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menyemai Harapan di Jakarta; Langkah Strategis Bupati Aceh Tamiang Menguatkan Sektor Pertanian.

Menyemai Harapan di Jakarta; Langkah Strategis Bupati Aceh Tamiang Menguatkan Sektor Pertanian.

Menjadikan Sawah Sebagai Pusat Kemakmuran.

ACEH Tamiang, daerah yang dikenal subur dengan lahan pertanian luas, selama ini masih bergulat dengan persoalan klasik: irigasi terbatas, alat panen yang belum modern, dan rantai nilai hasil tani yang terputus di tengah jalan.

Melalui proposal yang disampaikan kepada Kementan, Armia menitikberatkan tiga agenda besar. Pertama, pembangunan Rice Milling Unit (RMU) [penggilingan padi modern yang terintegrasi].

BACA JUGA...  Suradji Junus: Sabang Marathon 2022 Buka Peluang Promosi Wisatawan

RMU ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam pengelolaan hasil panen, mengurangi kehilangan hasil hingga 10 persen, sekaligus menghasilkan beras premium yang mampu menembus pasar regional.

Kedua, pembangunan irigasi perpompaan. Selama ini, sebagian besar petani di Aceh Tamiang menggantungkan hidup dari sawah tadah hujan.

Ketika kemarau datang, lahan-lahan itu mengering, dan produktivitas menurun drastis. Program ini diharapkan menjadi solusi konkret atas ketimpangan tersebut; memastikan air mengalir hingga ke pelosok sawah, dan musim tanam tak lagi bergantung pada kemurahan langit.

BACA JUGA...  DPP Forkab Aceh Mengecam Keras Aksi Teror Terhadap Wartawan Serambi Indonesia

Ketiga, dan yang paling ambisius, adalah program hilirisasi kopi dan kakao. Tak hanya sebatas menjual biji mentah ke luar daerah, Bupati Armia ingin agar Aceh Tamiang menjadi rumah bagi industri pengolahan yang bernilai tambah tinggi; mulai dari fermentasi biji kakao, roasting kopi, hingga pengemasan produk siap jual.

Berita Terkait

Pengurus “Tuha Peut” Nasional  Usulkan Revisi Permendagri Nomor 110
Ayah Wa: Terima Kasih Yayasan Buddha Tzu Chi
PAUD-HI Perkuat Edukasi Keselamatan Anak
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Murdhani: Tanah Adat dan Tanah Garapan Punya Dasar Hukum Berbeda
DPRK dan Pemkab Aceh Aceh Utara Sepakati APBK Perubahan 2026 Rp2.93 T
Ayah Wa Diapresiasi IPAU atas Respons Bencana
Banjir Terus Mengancam

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:31 WIB

Pengurus “Tuha Peut” Nasional  Usulkan Revisi Permendagri Nomor 110

Selasa, 29 September 2026 - 00:42 WIB

Ayah Wa: Terima Kasih Yayasan Buddha Tzu Chi

Senin, 28 September 2026 - 20:20 WIB

PAUD-HI Perkuat Edukasi Keselamatan Anak

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Senin, 28 September 2026 - 07:58 WIB

Murdhani: Tanah Adat dan Tanah Garapan Punya Dasar Hukum Berbeda

Berita Terbaru

OPINI

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:56 WIB

Aksi masyarakat di PT Bumi Flora Aceh Timur.

PERISTIWA

Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:49 WIB

Keterangan foto: Sejumlah kardus berisi barang yang disebut sebagai alat kesehatan milik rekanan terlihat ditumpuk dan ditutup terpal di halaman RSUD Kota Sabang, Senin (28/9/2026).

NANGGROE

Barang Milik Rekanan Diduga Hilang di Halaman RSUD Sabang

Selasa, 29 Sep 2026 - 15:42 WIB