Menyemai Harapan di Jakarta; Langkah Strategis Bupati Aceh Tamiang Menguatkan Sektor Pertanian

Menyemai Harapan di Jakarta; Langkah Strategis Bupati Aceh Tamiang Menguatkan Sektor Pertanian.

Menjadikan Sawah Sebagai Pusat Kemakmuran.

ACEH Tamiang, daerah yang dikenal subur dengan lahan pertanian luas, selama ini masih bergulat dengan persoalan klasik: irigasi terbatas, alat panen yang belum modern, dan rantai nilai hasil tani yang terputus di tengah jalan.

Melalui proposal yang disampaikan kepada Kementan, Armia menitikberatkan tiga agenda besar. Pertama, pembangunan Rice Milling Unit (RMU) [penggilingan padi modern yang terintegrasi].

BACA JUGA...  Tgk Agam Lantik Tgk Agam Sebagai Walikota Sabang

RMU ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam pengelolaan hasil panen, mengurangi kehilangan hasil hingga 10 persen, sekaligus menghasilkan beras premium yang mampu menembus pasar regional.

Kedua, pembangunan irigasi perpompaan. Selama ini, sebagian besar petani di Aceh Tamiang menggantungkan hidup dari sawah tadah hujan.

Ketika kemarau datang, lahan-lahan itu mengering, dan produktivitas menurun drastis. Program ini diharapkan menjadi solusi konkret atas ketimpangan tersebut; memastikan air mengalir hingga ke pelosok sawah, dan musim tanam tak lagi bergantung pada kemurahan langit.

BACA JUGA...  Penjabat Bupati Aceh Tamiang Himbau Masyarakat Sukseskan Pilkada Serentak

Ketiga, dan yang paling ambisius, adalah program hilirisasi kopi dan kakao. Tak hanya sebatas menjual biji mentah ke luar daerah, Bupati Armia ingin agar Aceh Tamiang menjadi rumah bagi industri pengolahan yang bernilai tambah tinggi; mulai dari fermentasi biji kakao, roasting kopi, hingga pengemasan produk siap jual.