Menembus Lumpur Demi Asa, ‘Perjuangan Prajurit TNI Membuka Kembali Akses Pedalaman Gayo Lues’

Menjalankan Amanat Negara

ALI IMRAN menegaskan bahwa pengerjaan jembatan merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan akses masyarakat yang terdampak banjir.

Ia menyebut pelaksanaan pembangunan dilakukan sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak selaku Dansatgas Jembatan.

“Sesuai perintah Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, melalui Dansatgas Jembatan, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, kami mengerahkan prajurit TNI AD untuk mempercepat pembangunan ini agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” ujar Brigjen TNI Ali Imran.

Dari Jembatan Darurat Menuju Akses yang Layak

BACA JUGA...  Aceh Tamiang Raih Predikat Informatif, Bukti Komitmen Keterbukaan Informasi Kian Menguat

SEBELUMNYA, jembatan permanen yang menjadi akses utama masyarakat putus akibat diterjang banjir dan derasnya arus sungai.

Kondisi tersebut memaksa warga menggunakan jembatan darurat berbahan tali dan bambu untuk menyeberang.

Anak-anak yang hendak bersekolah maupun masyarakat yang beraktivitas sehari-hari harus menghadapi risiko keselamatan setiap kali melintasi sungai.

Keberadaan jembatan sementara itu menjadi perhatian berbagai pihak karena dinilai tidak memadai sebagai jalur mobilitas masyarakat.