Operasi Gabungan ini bertujuan untuk mengawasi wilayah perairan Selat Melaka yang merupakan gerbang pertama di ujung barat Indonesia. Aceh menjadi tempat singgahan favorit bagi pengungsi dari Rohingya dalam beberapa tahun terakhir. Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Fachryan menegaskan bahwa operasi ini merupakan antisipasi dari kedatangan pengungsi Rohingya di Aceh Timur beberapa saat lalu.
Laporan | Jalaluddin Zky
SABANG (MA) – Berbagai upaya telah dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang demi meminimalisir pelanggaran keimigrasian, diantaranya Pengawasan Keimigrasian baik secara tertutup dan juga terbuka. Imigrasi Sabang melakukan Operasi Gabungan di Perairan Sabang (14/06) bersama dengan unsur Aparatur kecamatan, Komandan Pos Angkatan Laut, Koramil, dan Kepolisian Sektor dari 2 Kecamatan; Sukakarya dan Sukajaya.
Dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang, Hanton Hazali, Tim Pengawasan Orang Asing Kota Sabang menelusuri perairan laut kota Sabang dimulai dari Pelabuhan CT 2 Sabang menuju ke arah Sumur Tiga, dilanjutkan ke Titik KM 0 dan berakhir di Pulau Rubiah, Sabang.
Operasi Gabungan ini bertujuan untuk mengawasi wilayah perairan Selat Melaka yang merupakan gerbang pertama di ujung barat Indonesia. Aceh menjadi tempat singgahan favorit bagi pengungsi dari Rohingya dalam beberapa tahun terakhir. Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Fachryan menegaskan bahwa operasi ini merupakan antisipasi dari kedatangan pengungsi Rohingya di Aceh Timur beberapa saat lalu.




