Meminimalsir Pelanggaran Imigrasi Laksanakan Operasi Gabungan di Perairan Sabang

  • Bagikan

example banner

 241 total views,  1 views today

Operasi Gabungan ini bertujuan untuk mengawasi wilayah perairan Selat Melaka yang merupakan gerbang pertama di ujung barat Indonesia. Aceh menjadi tempat singgahan favorit bagi pengungsi dari Rohingya dalam beberapa tahun terakhir. Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Fachryan menegaskan bahwa operasi ini merupakan antisipasi dari kedatangan pengungsi Rohingya di Aceh Timur beberapa saat lalu.

Laporan | Jalaluddin Zky

SABANG (MA) – Berbagai upaya telah dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang demi meminimalisir pelanggaran keimigrasian, diantaranya Pengawasan Keimigrasian baik secara tertutup dan juga terbuka. Imigrasi Sabang melakukan Operasi Gabungan di Perairan Sabang (14/06) bersama dengan unsur Aparatur kecamatan, Komandan Pos Angkatan Laut, Koramil, dan Kepolisian Sektor dari 2 Kecamatan; Sukakarya dan Sukajaya.

Dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang, Hanton Hazali, Tim Pengawasan Orang Asing Kota Sabang menelusuri perairan laut kota Sabang dimulai dari Pelabuhan CT 2 Sabang menuju ke arah Sumur Tiga, dilanjutkan ke Titik KM 0 dan berakhir di Pulau Rubiah, Sabang.

Operasi Gabungan ini bertujuan untuk mengawasi wilayah perairan Selat Melaka yang merupakan gerbang pertama di ujung barat Indonesia. Aceh menjadi tempat singgahan favorit bagi pengungsi dari Rohingya dalam beberapa tahun terakhir. Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Fachryan menegaskan bahwa operasi ini merupakan antisipasi dari kedatangan pengungsi Rohingya di Aceh Timur beberapa saat lalu.

“Operasi gabungan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya pelanggaran dan juga sebagai langkah pengawasan bersama di wilayah laut. Sebagaimana kita ketahui, beberapa waktu yang lalu, telah masuk 81 pengungsi Rohingya di wilayah Aceh Timur, jadi, harapannya kegiatan ini dapat mengantisipasi hal tersebut terjadi di wilayah Sabang”. ujar Fachryan.

Dalam pengawasan keimigrasian yang dilaksanakan bersama dengan TIMPORA tersebut, tim melakukan pemeriksaan terhadap yacht SY.ARGO yang diawaki oleh WNA berkewarganegaraan Republik Ceko. Setelah pemeriksaan, tidak ditemukan pelanggaran keimigrasian oleh warga negara asing tersebut.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang Hanton Hazali mengatakan kegiatan ini dimaksud selain dalam rangka melakukan pengawasan keberadaan dan kegiatan Orang Asing pada perairan teluk Sabang, juga sebagai langkah awal antisipasi ancaman masuknya Orang Asing secara ilegal kedalam kawasan laut NKRI bagian Sabang.” pungkasnya. [*]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *