“Pada intinya, berapa pun sumbangan dari kaum dermawan akan sangat berarti dan termanfaatkan untuk pembangunan Masjid Babul Khairat,” ujar Suandi.
Ia berharap kepedulian dari masyarakat luas dapat membantu mempercepat proses pembangunan sehingga masjid tersebut nantinya dapat digunakan secara maksimal sebagai tempat ibadah dan berbagai kegiatan keagamaan masyarakat Kampung Suka Damai.
Sementara itu, Panitia Pembangunan Masjid Babul Khairat, Abdul Rahman, mengatakan pihaknya juga menerima bantuan dalam berbagai bentuk, tidak hanya berupa uang tunai. Masyarakat maupun dermawan yang ingin membantu dapat menyalurkan bantuan berupa bahan bangunan seperti keramik, semen, cat dan material lainnya yang dibutuhkan dalam proses pembangunan.
Menurutnya, pembangunan kubah menjadi salah satu prioritas karena selain menjadi bagian penting dari konstruksi dan tampilan masjid, keberadaan kubah juga diharapkan dapat memberikan perlindungan terhadap bagian bangunan dari air hujan.
“Kami sangat terbuka terhadap bantuan dalam bentuk apa pun, baik dana maupun bahan bangunan. Semua bantuan akan kami manfaatkan untuk kelanjutan pembangunan masjid,” kata Abdul Rahman.
Abdul Rahman menjelaskan, selama ini masyarakat Kampung Suka Damai telah berusaha secara mandiri untuk mendukung pembangunan masjid. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari gotong royong, iuran wajib masyarakat, sumbangan sukarela hingga kegiatan penggalangan dana lainnya.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya















