M. Iqbal: Sangat Bahaya Bila Terjadi Mutasi, Hanya 2 Bulan Lagi Jabatan Pj

Rabu, 8 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRK Banda Aceh, M. Iqbal, ST dari PKB.

Anggota DPRK Banda Aceh, M. Iqbal, ST dari PKB.

BANDA ACEH (MA) Anggota DPRK Banda Aceh, M. Iqbal, ST Kembali mengingatkan Pj. Walikota Banda Aceh, Almuniza Kamal terkait rencana mutasi eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh, yang dianggap tidak relevan dan terkesan ada kepentingan.

“Semua kita paham secara aturan itu boleh, tetapi hargai dan komunikasilah dengan walikota terpilih,” kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, Rabu (8/1/2025).

BACA JUGA...  RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung

Iqbal mengatakan, sangat berbahaya apabila terjadi mutasi eselon II, sementara sisa masa jabatan Pj. Walikota hanya tinggal 2 bulan lagi.

“Harus diketahui bahwa walikota yang terpilih untuk memimpin kota Banda Aceh 5 tahun kedepan, sudah pasti ada penetapan target pencapaian, baik itu pelayanan, pembangunan dan tata ruang kota Banda Aceh, karena kota Banda Aceh mejadi barometer provinsi Aceh,” ujarnya

BACA JUGA...  21 Pengawas Sekolah SD dan SMP di Aceh Utara Dilantik

Program-program walikota banda aceh yang baru, tentunya sudah direncanakan sesuai dengan visi dan misinya. Pada masa transisi kepemimpinan walikota ini, diharapkan tercipta iklim pemerintahan yang baik di kota Banda Aceh.

“Sehingga sudah pasti seluruh aspek yang berada dibawah zona kepemimpinan walikota Banda Aceh terpilih periode 2025-2030, harus mempunyai emosional yang erat terhadap kota Banda Aceh dan itu harus tercipta iklim kerja yang saling mengenal serta kenyamanan dalam realisasi pencapaian target yang ingin dicapai pada lima tahun kedepan,” kata Iqbal.

BACA JUGA...  Hanya Empat Hari Lagi Sisa Pemerintah Azam, Tgk. Amran Masih Memutasi ASN

Berita Terkait

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan
Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan
Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026
800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 
Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan
Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Jumat, 11 September 2026 - 23:39 WIB

Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:40 WIB

Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026

Jumat, 11 September 2026 - 08:05 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 

Berita Terbaru

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB