Data lapangan ditemukan pihak Kodim 0117/Atam dan satuan Polres Aceh Tamiang mengatur lalu lintas yang macet selama lebih kurang 25 jam, agar para supir Truk, Bus dan Mobil Pribadi agar sabar dalam antrean dan tidak menerobos lintasan jalan yang berlawanan arah.
Tampak di lapangan, Dinas PU, Satpol-PP, Pemadam Kebakaran, BPBD dan Elemen berkompeten bersama masyarakat, membantu membersihkan timbunan tanah di badan jalan, serta membersihkan pohon yang tumbang di lintasan tersebut.
Terlihat juga Datok Penghulu [Kepala Desa] Kampung (Desa] Semadam serta Danramil, Koramil 07 kecamatan Kejuruan Muda ikut memantau dan mengatur kemacetan agar tertib, tidak saling mendahului yang akan menambah kesemrawutan dan kemacetan.
Tepat pukul, 12.30 WIB terlihat antrean panjang pengguna jalan sudah mulai bergerak secara perlahan, dengan diatur oleh TNI/Polri agar lancar. Dalam musibah tanah longsor tersebut tidak ada korban jiwa. [Syawaluddin].

![Longsoran tanah yang menutupi badan jalan lintas negara, menghubungkan dari dan ke Provinsi Aceh – Sumatera Utara di empat titik akibat guyuran hujan deras selama dua, di Bukit Semadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. Provinsi Aceh, [Kamis, 17 November – Jumat, 19 November 2022] sebabkan lalu lintas yang menghubungkan dua provinsi tersebut lumpuh total selama 28 jam.](https://mediaaceh.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Resize_20221119_135906_6489.jpg)


