Kritik Denny Charter, Angka Kepuasan Terhadap Pemerintah 72 Persen Dinilai Tidak Realistis!

Sabtu, 6 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam analisis komprehensifnya, Denny membedah anomali hasil survei tersebut melalui empat indikator utama:
1. Ekonomi sebagai Penggerak Utama Kepuasan.

Denny merujuk pada teori economic voting, di mana kepuasan publik sangat bergantung pada persepsi mereka terhadap kondisi ekonomi pribadi maupun nasional. Ia menyoroti pertumbuhan ekonomi yang stagnan dan jauh dari target ambisius 8 persen, naiknya inflasi harga pangan, serta dominasi lapangan kerja informal.

BACA JUGA...  RUPSLB Tetapkan Fadhil Ilyas Sebagai Dirut Bank Aceh Syariah

“Dalam kondisi stagflasi ringan atau perlambatan konsumsi kelas menengah bawah, masyarakat yang rasional pasti akan memberikan penilaian rendah. Studi lintas negara di negara berkembang membuktikan, sangat jarang kepuasan publik bisa melampaui 60 persen jika pertumbuhan PDB di bawah 6 persen dan daya beli masyarakat terus tergerus,” paparnya.

Oleh karena itu, mayoritas publik logisnya berada di posisi “netral hingga tidak puas”.

BACA JUGA...  Teuku Kemal Fasya Jadi Narasumber Multistakeholder Pemilu 2024

2. Kegagalan Manajemen Ekspektasi (Gap Janji vs Realitas).

Lebih lanjut, Denny menyoroti hilangnya honeymoon effect atau bulan madu pemerintahan baru. Kepuasan awal yang tinggi karena harapan masyarakat bisa dengan cepat terjun bebas jika realisasi program meleset.

Secara psikologis, kerugian akibat ekonomi yang memburuk dirasakan dua kali lipat lebih kuat oleh masyarakat dibandingkan keuntungan. “Program-program ambisius seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) secara konseptual memang bagus. Tapi ketika pelaksanaannya membuat defisit membengkak, investasi asing ragu, dan manfaatnya tidak merata, persepsi kegagalan akan menyebar dengan sangat cepat,” jelasnya.

BACA JUGA...  Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh Utara Berakhir, Pemerintah Tetapkan Status Transisi Selama Satu Bulan

Berita Terkait

Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan
Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter
BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara
Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga
Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan
Zulkifli Anggota DPRK Aceh Utara Dukung Penuh Kepemimpinan Ilham Pangestu 
Ilham Pangestu Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Timur

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:06 WIB

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:33 WIB

Wakil bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang saat mengikuti pertemuan pemetaan wilayah banjir dan longsor bersama BPBD Aceh Utara.

PEMERINTAHAN

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:06 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM

PEMERINTAHAN

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:31 WIB