Komunitas Pijay Gleeh Bergerak Bersama Warga Bandar Dua Membangun Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat

Minggu, 1 Desember 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie Jaya (MA) – Kegiatan Gotong Royong bersama Masyarakat Gampong Ulee Gle dan Keudeu Ulee Gle Kecamatan Bandar Dua di inisiasi oleh Komunitas Pijay Gleeh, kegiatan ini berlangsung pada Minggu pagi 01 Desember 2019.

Kehadiran Komunitas Pijay Gleeh di Kecamatan Bandar Dua, untuk mengajak Masyarakat Kecamatan Bandar Dua agar lebih peduli terjadap kebersihan lingkungan dan membudayakan kembali semangat gotong royong yang sudah mulai terkikis, kegiatan ini dikemas dalam bentuk aksi dan sosialisasi untuk memberikan penyadaran kepada Masyarakat.

Kecamatan Bandar Dua termasuk salah satu Kecamatan yang rawan DBD, Untuk mencegah terjadinya wabah penyakit Demam Berdarah Dengue  (DBD), Komunitas Pijay Gleh melakukan aksi bersih solokan untuk memberantas sarang nyamuk Aides Egypti.

Aksi tersebut, dengan membersihkan lingkungan seperti rumput liar, membersihkan genangan air, saluran air  atau got yang tersumbat, membersihkan sampah yang diduga sebagai tempat bersarangnya nyamuk penyebab DBD dan menguburkan sampah di Keude Ulee Gle, Minggu(01/12/2019).

BACA JUGA...  KRI TNI-AL dr Soeharso Obati Ribuan Masyarakat Selama Sail Sabang

Ketua komunitas Pijay Gleh Fazli Husin mengatakan, aksi bersih mencegah penyebaran nyamuk penyebab DBD dan tertinggi di Kecamatan Bandar Dua sesuai yang disampaikan Kabid P2P dan Promkes Dinkes-KB Pijay, Eddy Azwar SKM, M.Kes beberapa hari yang lalu.

“Untuk mengantisipasi terjadinya penyakit DBD di Pidie Jaya, upaya yang kami lakukan adalah bersama-sama bergotong royong membersihkan lingkungan membasmi jentik sebagai bentuk perlindungan nyamuk dari faktor penyakit DBD,” kata Fazli kepada media.

Untuk mencegah terjadinya wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Kita komunitas Pijay gleeh melakukan aksi bersih lingkungan untuk memberantas sarang nyamuk Aides Egypti dan menjaga lingkungan.

BACA JUGA...  Kapolres Lhokseumawe Bersama Dandim Tinjau Lokasi Vaksinasi di PT PIM

Menurutnya, akibat serangan nyamuk Aides Egypti penyebab DBD, banyak warga yang terkena musibah tersebut.

Sehingga pihaknya sangat peduli dan mengajak masyarakat Kabupaten Pidie Jaya umumnya dan Bandar Dua khususnya agar bisa memperhatikan lingkungannya.

“Kami meminta kepada masyarakat Kabupaten agar selalu memperhatikan lingkungannya, untuk mencegah penyakit DBD.

“Ya, kalau lingkungannya bersih siapa lagi yang sehat dan bangga,” ujarnya.

Kegiatan yang kita lakukan dua minggu ini merupakan kegiatan rutinitas dalam aksi peduli lingkungan dan edukasi kepada masyarakat, dan jangan ada anggapan sebagai musiman, tambahnya.

Kadis Kesehatan dan KB Pidie Jaya, Munawar Ibrahim, SKp, M.P.H, melalui Kabid P2P dan Promkes. Eddy Azwar,
kasus DBD ada 68 kasus dari januari – november dan kecamatan bandar dua ada 18 kasus dari total 68 kasus, ujarnya.

BACA JUGA...  Expo Ternak Di Abdya, Ini Jadwal Tentif Kunker Plt.Gubernur Aceh

kami mengajak masyarakat untuk menggalakkan kembali kegiatan gotong royong di masyarakat, kehadiran komunitas Pijay Gleh begitu penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih apalagi saat ini pemerintah Aceh sedang menggalakkan program BEREH (Bersi, Rapi, Estetis dan Hijau) yang salah satu penekanannya apa upaya kebersihan lingkungan sekitar kita.

“Ke depan kita harapkan adanya kerjasama dari semua unsur baik OPD, Ormas, LSM dan dunia usaha serta masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yg bersih dan sehat”.

Intinya kami sangat mendukung kegiatan ini, karena sumber penyakit 40% dikarenakan faktor lingkungan sisanya dipengaruhi oleh perilaku, pelayanan kesehatan dan faktor keturunan, tutupnya.

Pantauan media di lokasi turut ikut partisipasi Masyarakat Gampong Ulee Gle, MRI, PMI, Dinas Lingkungan Hidup dan Muspika Kecamatan Bandar Dua. (TS)

Berita Terkait

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Berita Terbaru

Kadis PUPR Aceh Selatan Skar Fharaby.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Kepala Dinas PUPR Aceh Selatan Tanggapi Pemberitaan 

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:57 WIB

Saat TNI bersama warga Gampong Lawe Buloh Didi, Kluet Timur, Aceh Selatan membangun jembatan beton.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

TNI Bangun Jembatan di Gampong Lawe Buluh Didi

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:20 WIB

RAGAM BERITA

Malam Ini, FPRMI Aceh Dilantik 

Rabu, 14 Okt 2026 - 17:24 WIB

Kegiatan DPC Partai Demokrat Aceh Tengah dalam rangka Setetes Darah Untuk Sejuta Harapan bekerja sama dengan RSU Datu Beru Takengon

POLITIK

Demokrat Aceh Tengah Gelar Donor Darah 

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:48 WIB

Serah terima pengurus PGRI PC TJA lama dengan baru yang disaksikan oleh Wakil Ketua I dan II PD PGRI Kabupaten Aceh Utara di aula K3S TJA, Rabu, (14/10).

PEMERINTAHAN

Secara Aklamasi, M. Yusuf M. Amin Pimpin PGRI PC TJA 

Rabu, 14 Okt 2026 - 12:32 WIB