“Jaya telah mengakui kesalahannya karena tidak menindaklanjuti surat tersebut dan sudah menyampaikan permintaan maaf. Tidak ada alasan lain atas ketidakhadiran saya selain hal tersebut,” tegas Azmi.
Azmi juga menekankan bahwa ketidakhadirannya bukanlah bentuk pengabaian terhadap acara penting tersebut. Ia menjelaskan bahwa pada waktu yang bersamaan, dirinya sedang melakukan kunjungan kerja ke Pulau Banyak untuk agenda pengembangan pariwisata daerah.
Dikutip ajnn.net, Sebelumnya, sejumlah anggota DPRK Aceh Singkil, termasuk Doni Maradona, mengungkapkan kekecewaan mereka atas ketidakhadiran Azmi serta perwakilan dari pemerintah daerah dalam rapat paripurna yang berlangsung pada Rabu, 25 September 2024. Menurut Doni, absennya PJ Bupati ini telah memberikan dampak negatif terhadap citra pemerintah daerah di mata publik, terutama karena unsur Forkopimda lainnya hadir dalam acara tersebut.
Rapat paripurna itu sendiri merupakan salah satu tahapan penting dalam proses Pilkada Aceh Singkil, yang dijadwalkan berlangsung pada November 2024.
Dalam rapat tersebut, dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, yaitu Safriadi Oyon-Hamzah Sulaiman (nomor urut 1) dan Dulmusrid-Alhidayat (nomor urut 2), menyampaikan visi dan misi mereka di hadapan para anggota DPRK serta masyarakat yang hadir. [Fandi Perdana].




