Ia menegaskan bahwa tenaga kesehatan, khususnya yang bertugas di tingkat desa, memiliki peran penting dalam memastikan keselamatan ibu dan anak, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam. Menurutnya, keberadaan bidan dan kader Posyandu menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di daerah terpencil.
Selain menyerahkan penghargaan, Ny. Tri Suswati juga menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat terdampak banjir, berupa perlengkapan sekolah, bahan pangan, serta bantuan uang tunai. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para penyintas yang hingga kini masih dalam tahap pemulihan pascabencana.
Ia menyebutkan bahwa dipusatkannya kegiatan peringatan Hari Posyandu di wilayah terdampak bencana merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat Aceh Utara. Hal ini juga menjadi momentum untuk memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.
“Posyandu harus terus aktif dan menjadi tempat yang ramah bagi ibu dan anak. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para ibu, untuk rutin datang ke Posyandu guna memantau tumbuh kembang anak serta kesehatan keluarga,” imbaunya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Aceh Utara, Musliana Ismail A Jalil, turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Ketua TP PKK Pusat terhadap masyarakat Aceh Utara sejak awal bencana hingga saat ini.




