Ketua Komisi V DPRK Aceh Utara Desak BPJS Evaluasi Aturan Rekam Wajah dan Sidik Jari di RSUD Cut Meutia

Jumat, 29 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua komisi V DPRK Aceh Utara Razali Juned alias Tgk. Jeunib.(Ist)

Ketua komisi V DPRK Aceh Utara Razali Juned alias Tgk. Jeunib.(Ist)

ACEH UTARA | MA Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara, Razali Juned atau akrab disapa Tgk. Jeunib, mendesak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk segera mengevaluasi aturan penerapan rekam wajah (biometrik) dan sidik jari (finger print) bagi pasien peserta BPJS di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia, Aceh Utara.

BACA JUGA...  Ketua Komisi V DPRA Tuntut Evaluasi Menyeluruh Terhadap RSUZA

Menurut politisi Partai Aceh tersebut, aturan ini memang bertujuan baik untuk memastikan validitas data pasien. Namun, di sisi lain menimbulkan banyak keluhan di tengah masyarakat, khususnya bagi pasien dengan kondisi darurat lanjut usia, dan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang kesulitan saat melakukan verifikasi biometrik.

ODGJ kalau melakukan biometrik, pasti tantangan sangat besar, terkadang mengamuk atau terjadi hal yang tidak diinginkan terhadap orang lain, kecuali diantar oleh tim khusus yang menangani ODGJ saat mau berobat, kata Politisi Partai Aceh ini. “Kita harapkan ini harus ada solusi, dan pihak BPJS juga bisa mengerti terkait ODGJ harus biometrik, saat berobat,” katanya.

BACA JUGA...  Muhammad Nasir Djamil Temui Ketua LSM AKBAR Aceh

Ia mengatakan, dulu penanganan ODGJ untuk berobat ke RSUD Cut Mutia, dimana pihak keluarga mengambil obat yang sudah dijadwalkan oleh pihak Rumah sakit. Dan sekarang harus dibawa pasien untuk rekam wajah dan sidik jari.”Sulitnya administrasi, dari BPJS, sehingga pihak rumah sakit tidak bisa memberikan obat untuk pasien, dan akhirnya pasien dan keluarga pulang dengan tangan hampa,” ungkap Tgk. Jeunib, pada media, Jum’at, (29/8/2025).

BACA JUGA...  Teuku Otman: Fraksi Partai Aceh Tidak Pernah Merekomendasikan Mosi Tak Percaya

Berita Terkait

Muslim Ayub Lihat Kondisi Lapas Kelas IIA Banda Aceh
Piasan Pase 2026 Digelar 7 Hari, Aceh Utara Rayakan 800 Tahun Sejarah Pase
Gubernur Aceh Pimpin RUPSLB Bank Aceh
Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri
Ayah Wa Dorong Pendidikan Aceh Melahirkan Generasi Islami, Unggul dan Bermartabat
Plt. Sekda Aceh Terima Audiensi Forum Pimred Multimedia Indonesia-Aceh
Bank Aceh Salurkan Zakat Rp11,94 Miliar
Musriadi: Masa Muda Adalah Waktu Menanam Masa Depan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:46 WIB

Muslim Ayub Lihat Kondisi Lapas Kelas IIA Banda Aceh

Kamis, 3 September 2026 - 20:03 WIB

Gubernur Aceh Pimpin RUPSLB Bank Aceh

Kamis, 3 September 2026 - 09:17 WIB

Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri

Rabu, 2 September 2026 - 21:21 WIB

Ayah Wa Dorong Pendidikan Aceh Melahirkan Generasi Islami, Unggul dan Bermartabat

Rabu, 2 September 2026 - 21:06 WIB

Plt. Sekda Aceh Terima Audiensi Forum Pimred Multimedia Indonesia-Aceh

Berita Terbaru

Anggota DPR-RI asal Aceh Muslim Ayub berfoto bersama jajaran Lapas Kelas IIA Banda Aceh, saat kunker ke rumah tahanan itu, Kamis, (3/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Muslim Ayub Lihat Kondisi Lapas Kelas IIA Banda Aceh

Jumat, 4 Sep 2026 - 17:46 WIB