Kerusakan Hutan Menjadi Ancaman Bagi Kedaulatan Dan Ketahanan Pangan

Sabtu, 14 Mei 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kaukus IVBanda Aceh,-Berdasarkan data analisa Wildlife Conservation Society (WCS) dan Global Cannopy Pogramme (GCP) sejak Tahun 2010-2015 sekitar 223.000 orang di Aceh terpaksa mengungsi dan lebih dari 100.000 rumah rusak serta terdapat 10.000 catatan kerusakan lahan pertanian yang di akibatkan oleh peristiwa banjir.

Hal tersebut disampaikan oleh Chairman Kaukus Pembangunan Berkelanjutan Aceh T.Irwan Djohan dalam pembukaan sidang Kaukus IV dalam tema Kedaulatan dan Ketahanan Pangan Aceh yang berlangsung di Gedung DPRA pada Jum’at (13/0/2016).

BACA JUGA...  SHC Audiensi dengan Sekjen MPR RI, Perkuat Semangat Kebangsaan dan Pelestarian Sejarah

Irwan Djohan yang jugaWakil Ketua DPRA menyebutkan estimasi kerugian tersebut diperkirakan mencapai 136 juta Dolar AS selama kurun waktu 5 tahun dengan nilai rata-rata kerugian 27 juta dolar AS per tahun.

“Ini jelas merupakan ancaman bagi kedaulatan dan ketahanan pangan Aceh, untuk menjadi catatan kita, penelitian ini melihat korelasi yang jelas antara frekuensi banjir dengan persentase perkebunan monokultur di banyak Kabupaten di Aceh” sebutnya

BACA JUGA...  Dari Hutan ke Pasar Internasional, Kisah Sukses Peternak Madu Linot di Aceh Besar

Hal tersebut lanjut Irwan Djohan, seyogyanya bisa dicermati sekaligus menjadi himbauan bersama bahwa kita harus berubah dari sebuah pemikiran kuno yang sebahagian pihak menganggap pelestarian hutan hanya dipandang sebagai sebuah sudut kepentingan satwa liar saja.

Akan tetapi sambungnya, hutan harus dipandang sebagai penyangga kehidupan manusia melalui berbagai jasa ekosistemnya yang diberikannya terutama sekali keamanan penyediaan air dan oksigen bagi segenap makhluk hidup bernyawa, pungkas Irwan.(Ndar)

BACA JUGA...  Sabang Sudah Sangat Siap Menjadi Tuan Rumah MTQ XXXV Aceh 2021

Berita Terkait

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul
KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif
Densus 88 Umumkan Pemenang Lomba Video Kontra Narasi IRET di Aceh
Ribuan Warga Terpukau dengan Penampilan Pelajar di Jalan Raya 
Peringati Hari Damai Aceh, Siswa SMK Negeri 1 Lhoksukon Gelar Nuansa Keagamaan dan Sosial
Erlizar Rusli Kupas Hukum
SMK Negeri 1 Lhoksukon dan Restu Motor Hadirkan Layanan Service Hemat bagi Warga
Ruang Belajar Kembali Berdiri, TK Raudhatul Jannah Bangkit dari Bencana

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:25 WIB

KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Densus 88 Umumkan Pemenang Lomba Video Kontra Narasi IRET di Aceh

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ribuan Warga Terpukau dengan Penampilan Pelajar di Jalan Raya 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:32 WIB

Peringati Hari Damai Aceh, Siswa SMK Negeri 1 Lhoksukon Gelar Nuansa Keagamaan dan Sosial

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agu 2026 - 20:45 WIB

PENDIDIKAN

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Senin, 24 Agu 2026 - 20:31 WIB

PEMERINTAHAN

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh

Senin, 24 Agu 2026 - 20:24 WIB