Kehadiran Ustaz Hanan Attaki Dongkrak Popularitas Daerah

Minggu, 22 Mei 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, (MA) – Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh sangat mendukung setiap penyelenggaraan Meeting Incentive Convention Exhebition (MICE). Pasalnya, hal ini merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang dikembangkan, dalam upaya pemulihan ekonomi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Disbudpar Aceh, Jamaluddin, saat menyikapi antusiasme ribuan kawula muda saat acara sharing pengalaman bertajuk “Eksis di Masa Muda” bersama Ustaz Hanan Attaki dan Ustaz Amri Fatmi, yang digagas oleh Komunitas Akrab (Jalinan Anak Muda) dan Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh di Taman Ratu Safiatudin, Kota Banda Aceh, Sabtu malam, 21 Mei 2022.

“Aceh memiliki potensi yang besar dilirik wisatawan di sektor wisata berbasis religi. Oleh sebab itu, kami siap mendukung setiap kegiatan yang turut memberikan dampak besar terhadap industri pariwisata,” kata Jamaluddin, Minggu, 22 Mei 2022.

BACA JUGA...  Yuk ke Museum Aceh, Ada Pameran Aroma Rempah Jejak Sejarah Aceh

Menurut Jamaluddin, penyelenggaraan event-event wisata berbasis religi dapat membuka luas lapangan pekerjaan dan turut mendongkrak popularitas daerah. Sehingga hal ini akan berdampak signifikan pada pengembangan bisnis pariwisata dan sosial-budaya.

“Dari wisata religi sektor UMKM akan tumbuh, di antaranya seperti usaha kuliner dan cenderamata. Alhamdulillah, seiring berjalannya upaya ini aktivitas pariwisata di Aceh sudah mulai menggeliat kembali,” katanya.

Sejalan dengan itu, kehadiran sosok Ustaz Hanan Attaki ke Aceh juga dinilai turut berkontribusi memajukan pariwisata Aceh. Apalagi, penceramah yang digandrungi kawula muda itu ikut serta menjadi penggerak ekonomi kreatif dalam membantu mempromosikan destinasi wisata berbasis religi di Aceh

BACA JUGA...  Kadisbudpar Aceh: Yuk Berwisata Sejarah ke Makam Teuku Umar

Jamaluddin juga menjelaskan, kunci dalam menghadapi perubahan besar di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akibat pandemi adalah dengan mengimplementasikan tiga aspek, yakni inovasi, adaptasi dan kolaborasi.

“Oleh sebab itu, menggeliatkan kembali wisata dan perekonomian masyarakat bukan semata tugas pemerintah saja, namun pihak swasta pun juga memiliki tanggung jawab serupa. Bukti nyatanya seperti yang telah dijalani Komunitas Akrab dan IKAT Aceh tadi malam, kita sangat mengapresiasinya. Jadi, mari kita berkolaborasi mempromosikan Aceh sebagai destinasi wisata religi tujuan utama umat Islam di dunia,” pungkasnya.

Ustaz Hanan Attaki Terkagum-kagum

Pertunjukan kesenian tradisional khas Aceh, tari Rapai membuat Ustaz Hanan Attaki terkagum-kagum. Dia mengaku sudah lama tak menyaksikannya secara langsung.

“Sudah 20 tahun lebih enggak nonton live (Rapai), cuma lihat di Youtube doang. Jadi hari ini saya merasa kayak pertama kali lihat Rapai, saya menempatkan diri tadi sebagai wisatawan ketika melihat performance dari Rapai dance, terus saya langsung kayak ngerasa ini emas banget,” kata putra kelahiran Aceh 31 Desember 1981 silam itu.

BACA JUGA...  Ayah Wa Tunjuk Jamaluddin Sebagai Plt. Sekda Aceh Utara

Menurut pendiri gerakan Pemuda Hijrah yang aktif berdakwah di media sosial ini, pariwisata Aceh punya daya tarik seni dan budaya yang didasarkan ajaran agama Islam.

“Aceh memiliki potensi besar dan (Rapai) salah satu dari sekian banyaknya potensi itu. Rasanya sayang banget kalau tidak dipromosikan sebagai salah satu di antara daya tarik budaya agama untuk menjadi interest wisatawan di seluruh dunia, insyaallah,” sebut penceramah lulusan Al-Azhar University ini. [R]

Berita Terkait

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie
Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati
Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air
Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:57 WIB

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 November 2026 - 11:03 WIB

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 14:41 WIB

Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026

Rabu, 4 November 2026 - 08:29 WIB

Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten

Rabu, 4 November 2026 - 08:15 WIB

Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati

Berita Terbaru

Satgas PB Asel melaksanakan gotong royong membersihkan Fasum dan rumah warga di Trumon, Kamis, (5/11/2026).(Foto/mediaaceh.co.id,/istimewa).

MILITER

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:05 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat membesuk korban dugaan kekerasan di rumah sakit Pidie.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 Nov 2026 - 19:57 WIB