Kecelakaan Beruntun Akibat Jalan Berlubang, Pemerintah Harus Bertanggung Jawab 

Diki Anaya kadiv kewirausahaan HIMSA.

“Jika memang ada perhatian terhadap keselamatan, pemasangan rambu peringatan yang jelas bisa mencegah pengendara terjatuh. Ini adalah langkah kecil yang bisa membuat perbedaan besar,” ujar Diki, menegaskan bahwa pemerintah harus mengambil langkah-langkah preventif sebelum terlambat.

Diki juga menegaskan bahwa sudah seharusnya pemerintah melakukan audit jalan secara rutin untuk memastikan bahwa seluruh jalan yang ada aman dan layak digunakan. Pemerintah daerah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Langsa, harus memperhatikan kondisi jalan secara berkala, bukan hanya menunggu laporan warga. Dengan adanya audit jalan rutin, potensi kecelakaan akibat kerusakan jalan dapat terdeteksi lebih dini, dan tindakan perbaikan dapat segera dilakukan.

BACA JUGA...  Pelajar Aceh Rebut Empat Juara Pada LKS Tingkat Nasional 2019

Penyelenggara jalan harus melakukan koordinasi yang lebih erat dengan pihak terkait lainnya, seperti kepolisian, untuk memastikan adanya langkah-langkah preventif dan penegakan hukum terhadap kelalaian pemeliharaan jalan. Peningkatan komunikasi antar instansi dan pengawasan yang lebih ketat menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa depan.

Dengan dasar hukum tersebut, sudah seharusnya pemerintah daerah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Langsa, segera mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki jalan yang rusak dan memastikan keselamatan pengguna jalan.