Kebakaran Melanda Bener Meriah: Empat Unit Rumah, Satu Dayah, dan Mushola Hangus Dilalap Api

Minggu, 21 April 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Kebakaran Bener Meriah sedang mematikan Api yang menyala, di Kecamatan Permata.

Petugas Kebakaran Bener Meriah sedang mematikan Api yang menyala, di Kecamatan Permata.

REDELONG (MA) – Dalam tragedi yang mengguncang Bener Meriah, empat unit rumah, satu dayah, dan mushola menjadi korban kebakaran yang melanda wilayah tersebut, Minggu, (21/4).

Api yang berkobar hebat menghanguskan bangunan-bangunan tersebut dalam waktu singkat, meninggalkan kehancuran dan kesedihan bagi para warga setempat.

Kapolres Bener Meriah AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K mengatakan, empat unit rumah yang mengalami musibah kebakaran tersebut merupakan milik, Abu M. Saleh (65) yang merupakan pimpinan Dayah, kemudian rumah milik Tgk. Cut Aman Safuan (40), rumah Tgk. Saifullah (28) dan rumah milik Tgk. Hanafi (30), keempat rumah tersebut terletak di Kampung Wih Tenang Uken, Kecamatan Permata, Bener Meriah.

BACA JUGA...  Kecelakaan Lalin di Trumon, Tiga Orang Meninggal Dunia

“Dari keterangan saksi mata, kepulan asap pertama kali terlihat dari dalam rumah Cut Aman Sapuan, Hanya selang ± 15 menit api langsung membesar dan menghanguskan 4 unit rumah,1 unit Dayah dan 1 musholla yang terbuat dari bahan kayu dan triplek,” sebut Nanang.

Lanjutnya, sekira pukul 12.15 WIB api sudah dapat di padamkan oleh unit damkar Permata di bantu personel Polsek dan warga setempat.

BACA JUGA...  Rendahnya Minat Warga Jadi PPS Pilkada, KIP Terpaksa Jemput Bola 

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai 700 juta Rupiah. Untuk penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Permata, pungkasnya. (AR)

Berita Terkait

Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara
Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas
Posko PT Atakana Rusak, Sengketa Agraria Diminta Tempuh Jalur Hukum
Banjir Terus Mengancam
Upah Belum Dibayar, Pekerja: Kami Kekantor Tapi Tidak Ditanggapi 

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Rabu, 30 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 

Selasa, 29 September 2026 - 17:49 WIB

Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas

Minggu, 27 September 2026 - 20:00 WIB

Posko PT Atakana Rusak, Sengketa Agraria Diminta Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

Saat ODGJ asal Cot Petisah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mau dirujuk ke RS Cut Mutia di Lhokseumawe yang didampingi oleh Kepala Puskesmas Blang Glumpang, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Gampong setempat, Sabtu (10/10).

KESEHATAN

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:57 WIB

Arianto, Direktur Bumdesma terpilih Kecamatan Kebayakan.
Foto: mediaaceh.co.id/Salhadi

PEMERINTAHAN

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:15 WIB

Lounching peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Indonesia 2926-2027 di Bandung Barat Jabar, Sabtu, (10/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:04 WIB