Jokowi Bagi Ribuan Sertifikat Tanah di Bireuen

Minggu, 23 Februari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen (MA) – Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo (Jokowi), menyerahkan 2.567 sertifikat tanah kepada masyarakat Aceh. Penyerahan tersebut bertempat di Lapangan Galacticos, Cot Gapu, Bireuen, Sabtu (22/2).

Mereka yang menerima sertifikat itu, berasal dari kabupaten Bireuen, Aceh Utara, Bener Meriah dan Kota Lhokseumawe. Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, mengatakan, Aceh memiliki 3,2 juta bidang tanah, namun baru 1, 2 juta yang baru memiliki sertifikat.

“Sesuai arahan bapak presiden, kita akan upayakan paling lambat tahun 2024 semua tanah di Aceh sudah bersertifikat,” kata Sofyan.

BACA JUGA...  Senator Aceh H Fachrul Razi Buka Kongres Perdana YPMA Se Aceh

Presiden Jokowi mengungkapkan, sengketa lahan dan konflik agraria menjadi salah satu masalah yang selalu ia dengar saat turun ke desa-desa. Penyebabnya, kata dia, karena banyak tanah yang belum memiliki sertifikat.

Jokowi mengatakan, saat pertama kali ia menjabat presiden, baru 46 juta bidang tanah yang bersertifikat dari total bidang tanah di Indonesia sebanyak 126 juta. Artinya, masih ada 80 juta bidang tanah tanpa sertifikat.

BACA JUGA...  Musrenbang RPJMD Asel 2025-2029, Program Harus Selaras dengan Aceh-Pusat 

“Di tahun 2015, kemampuan pemerintah mengeluarkan sertifikat tanah hanya 500 ribu pertahun. Jika kemampuan pembuatan sertifikat tanah segitu, maka masyarakat harus menunggu 160 tahun agar tanah di Indonesia bersertifikat semuanya,” kata Jokowi.

“Mulai tahun 2017, saya minta dikeluarkan lima juta sertifikat, 2018 tujuh juta dan tahun 2019 sembilan juta, nyatanya BPN bisa, ini yang akan terus kita percepat,” kata Presiden.

BACA JUGA...  Pj Gubernur Aceh Siap Eksekusi Vonis Panwaslih Aceh

Jokowi berharap, sertifikat yang diterima masyarakat itu dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan sendiri maupun keluarga.

Ikut mendampingi Presiden Jokowi, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (Iqbal).

Berita Terkait

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 
Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir
PUPR Gunakan Dana TKD Rp.6 Milyar untuk Bayar Utang
Tarmizi Luncurkan Gerakan Menanam
Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan
PABPDSI Perkuat Peran Desa

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Tarmizi Luncurkan Gerakan Menanam

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Senin, 12 Okt 2026 - 18:49 WIB

POLITIK

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Okt 2026 - 18:18 WIB