Jakarta (ADC)- Dalam Makalah Tes Calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), JJ Amstrong Sembiring mengusulkan, KPK menghadapi tantangan dan hambatan dengan Strategi Pemberantasan Korupsi.
Advokat Jonson Jacobus Amstrong yang juga akrab disapa JJ Amstrong Sembiring, bersiap mengikuti tes uji kompetensi Seleksi Calon Pimpinan KPK di Pusdiklat Kementerian Sekretaris Negara, Cilandak, Jakarta. Sebanyak 192 kandidat Capim Komisi Pemberantasan Korupsi, mengikuti uji kompetensi tersebut.
Praktisi Hukum JJ Amstrong Sembiring mengatakan, ada tiga gagasan yang ia tuangkan dalam penulisan makalah pada tes uji kompetensi calon pimpinan KPK.
Hal itu disampaikan JJ Amstrong, setelah merampungkan uji kompetensi yang berlangsung di Gedung Pusdiklat Kemensetneg, Jakarta Selatan, Kamis 18 Juli 2019.
“Gagasannya ini bisa dikatakan, merupakan hal yang klasik dan tidak ada yang baru-baru amat. Tapi ada tiga gagasan yang saya tulis terkait pemberantasan korupsi,” ujar Amstrong.
Selain itu, ia juga menyebutkan, gagasan pertama adalah, terkait upaya perbaikan sistem, salah satunya dengan melakukan modernisasi pelayanan sehingga lebih baik ke depannya. Kedua, perlu ada langkah stategi yang represif ke depan, KPK perlu upaya tindakan hukum menyeret para koruptor segera ke Pengadilan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Dan yang ketiga, perlu secara kontinyu, edukasi dan kampanye yang bertemakan anti korupsi.
“KPK itu kan dibentuk dengan tujuan meningkatkan hasil guna dan daya guna dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia dengan secara profesional, intens dan berkesinambungan,” tutup JJ Amstrong. (R)















