Salah satu tokoh yang paling sering disebut adalah Meurah Adi Genali, yang dipercaya sebagai Raja Linge pertama. Dalam silsilah yang berkembang di masyarakat Gayo, Meurah Adi Genali memiliki putra bernama Meurah Johan atau Johan Syah, yang kemudian dikenal sebagai pendiri awal Kesultanan Aceh.
Kisah ini menjadi salah satu alasan mengapa masyarakat Gayo memandang hubungan antara Tanah Gayo dan Aceh sebagai hubungan yang tidak dapat dipisahkan.
“Raja-raja yang memerintah di Aceh merupakan keturunan Raja Linge,” demikian salah satu penjelasan yang tercatat dalam literatur sejarah yang dikutip Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah saat mengulas situs bersejarah Reje Linge.
Dalam tradisi Gayo, nama Johan Syah memiliki arti yang sangat penting. Ia diyakini meninggalkan dataran tinggi menuju wilayah pesisir dan kemudian membangun kekuasaan yang menjadi embrio Kesultanan Aceh. Dari sana, pengaruh Aceh berkembang menjadi kerajaan besar yang menguasai jalur perdagangan internasional dan menjalin hubungan diplomatik dengan berbagai kerajaan di dunia Islam.
Hubungan tersebut tidak berhenti pada persoalan silsilah. Ketika Kesultanan Aceh mencapai masa kejayaan, khususnya pada era pemerintahan Sultan Iskandar Muda, wilayah Gayo menjadi bagian penting dari struktur pemerintahan Aceh.


