Selain sidang pemilihan, forum ini juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman, strategi, dan inovasi pembelajaran. Para guru mendiskusikan praktik terbaik dalam meningkatkan motivasi siswa, pemanfaatan teknologi pendidikan, hingga strategi menghadapi tantangan di kelas.
PGRI Aceh Utara melalui kepemimpinan baru berkomitmen untuk menjadi organisasi profesi yang terpercaya, dinamis, kuat, dan bermartabat. Jamaludin diharapkan mampu memperkuat posisi guru sebagai motor penggerak pendidikan, sekaligus mendorong berbagai program prioritas, seperti peningkatan kesejahteraan guru, pengembangan kompetensi profesional, serta pembenahan sarana dan prasarana pendidikan.
Dengan dukungan seluruh anggota PGRI dan masyarakat, Aceh Utara diharapkan dapat bangkit menjadi daerah yang unggul dalam pendidikan, dengan guru sebagai tulang punggung pembangunan kualitas generasi bangsa. (Sayed Panton)




