Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen memastikan seluruh masyarakat terdampak mendapatkan haknya tanpa terkecuali. “Kita tidak ingin ada masyarakat yang terdampak banjir terlewatkan. Semua harus mendapatkan bantuan,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Ayah Wa juga menginstruksikan kepada seluruh geuchik di wilayah terdampak untuk segera melakukan pembaruan dan validasi data penerima bantuan. Hal ini dinilai penting guna memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran serta menghindari persoalan administrasi di lapangan.
“Bagi data yang masih belum valid atau belum terverifikasi, kami minta segera diperbaiki. Insyaallah, kita akan upayakan seluruh masyarakat terdampak banjir bandang mendapatkan bantuan dari pemerintah,” tegasnya.
Adapun jumlah penerima bantuan Jadup tersebar di beberapa kecamatan, yakni Baktiya sebanyak 615 kepala keluarga (KK), Langkahan 93 KK, Muara Batu 439 KK, Sawang 1.898 KK, Seunuddon 292 KK, serta Tanah Jambo Aye sebanyak 1.010 KK.
Total anggaran yang digelontorkan dalam program stimulan tahap II ini mencapai Rp23,21 miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp18,21 miliar dialokasikan untuk bantuan Jadup, sementara Rp5 miliar lainnya digunakan untuk pemenuhan isi hunian serta stimulan ekonomi bagi masyarakat terdampak.





