Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?

Senin, 24 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ia mempertanyakan komitmen pemerintah dalam menuntaskan seluruh proses rehabilitasi dan pemulihan pascabencana.

Menurutnya, pemulihan tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga harus memastikan masyarakat kembali memiliki sumber penghidupan yang layak.

“Ketika lahan pertanian belum pulih dan tempat tinggal masyarakat belum layak, tentu pemulihan ekonomi masyarakat juga ikut terhambat,” katanya.

Ismik juga menyoroti proses perizinan pertambangan di tengah kondisi masyarakat yang menurutnya masih berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.

BACA JUGA...  PWI Aceh Tamiang Imbau Warga Bijak Bermedsos di Tengah Pemulihan Pascabencana

Ia mempertanyakan mengapa proses Izin Usaha Pertambangan (IUP) justru dinilai berjalan lancar, sementara persoalan mendasar masyarakat belum sepenuhnya terselesaikan.

“Pascabencana belum 100 persen selesai di Beutong Ateuh, akan tetapi IUP berjalan sangat mulus,” tegasnya.

Ismik mengaku pihaknya telah berulang kali menyampaikan kepada media mengenai persoalan pertambangan dan rencana perusahaan asing yang berkaitan dengan pengambilan sumber daya alam di kawasan Beutong Ateuh.

BACA JUGA...  Pascabencana Banjir, Kakankemenag Aceh Utara Kunjungi Madrasah

Ia menegaskan sikap penolakan terhadap segala bentuk aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.

“Kami dengan tegas dan lantang menolak segala bentuk pertambangan di Beutong Ateuh. Sampai akhir hayat pun kami tetap menolak segala bentuk pertambangan di Beutong Ateuh,” tegas Ismik.

Berita Terkait

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah
Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 
Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 
Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi
Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 
Ayah Wa Temui Gubernur URI Bahas Sekolah Garuda
Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA
Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 

Berita Terbaru

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB

Bupati Tagore Sedang Menanam Bibit kopi bersama Wakilnya Armia pada saat penyaluran perdana 10,2 juta  bibit kopi di Kampung Bumi Ayu  kecamatan Timang Gajah Bener Meriah

PEMERINTAHAN

Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi

Selasa, 20 Okt 2026 - 09:25 WIB