Inovasi Pertamina EP Asset 3 Dongkrak Lifting

General Manager PEP Asset 3 Wisnu Hindadari menjelaskan mengenai tahapan improvement dan innovation yang telah dilakukan “antara lain Inovasi OSMix Formula, dimana tim OGT MGS Balongan melakukan kajian formulasi dan komposisi mixing minyak dari beberapa lapangan baik Pertamina EP, Pertamina Hulu Energi, dan KSO-KSO untuk mendapatkan kualitas minyak yang baik dan tentunya meningkatkan kecepatan kesiapan cargo lifting”, terangnya.

Lebih lanjut beliau menerangkan mengenai Hybrid suction pump system, yaitu inovasi tim OGT MGS Balongan pada sistem pompa fasilitas tangki terminal untuk meningkatkan recovery volume dari minyak baik stok settling dan dead stok. “Sistem ini merupakan inovasi baru di lingkungan Pertamina EP dan dapat mendukung kombinasi recovery minyak melalui bottom suction dan upper suction. Ide inovasi ini berawal dari brainstorming tim Operasi dan RAM atas tingginya stok air yang menyebab minyak sulit untuk direcover. Hybrid suction pump system ini dibuat secara mandiri tim OGT dengan biaya Rp.150 juta dimulai start operasi pada tanggal 25 oktober 2019 dan inovasi ini telah berhasil recovery minyak settling sebanyak 121 ribu barrel.”, ujarnya.

BACA JUGA...  KPK Dorong Komitmen para Pemangku Regulasi Pendidikan Antikorupsi

Inovasi lainnya adalah Sea Line Volume Lifting, yaitu kegiatan untuk recovery minyak stok settling yang berada pada sistem SPL/SPM. Kegiatan ini merupakan salah satu fokus puncak tim OGT, OGM, dan SKK Migas di kuartal ke-4 tahun 2019 yang menjadi salah satu backbone program lifting pemerintah. Adapun proses kegiatan ini berawal dari : kajian studi hydraulic, koordinasi sinergi antara Pertamina EP, Pertamina (Persero), dan SKK Migas, dan sekaligus penyusunan prosedur flushing lifting operation. Meskipun kegiatan ini yang perdana di lingkungan Pertamina EP, namun hasil dari optimalisasi lifting ini yaitu tambahan lifting minyak sebanyak 64 ribu barrel ke kapal MT.Galunggung.