Ini Jumlah Kerusakan Lahan Masyarakat Akibat Bencana di Bener Meriah 

Jumat, 9 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi lahan kopi masyarakat rusak akibat bencana banjir dan longsor di Bener Meriah.

Kondisi lahan kopi masyarakat rusak akibat bencana banjir dan longsor di Bener Meriah.

Tak hanya sektor pertanian, bencana yang terjadi Kamis 26 November 2025 lalu, juga merusak berbagai fasilitas umum dan infrastruktur. Sebanyak 166 jembatan rusak, 81 ruas jalan terdampak, serta 61 titik longsor dan 27 lokasi banjir tercatat di berbagai wilayah. Selain itu, 1.797 rumah warga mengalami kerusakan, baik rusak berat, sedang, maupun ringan.

BACA JUGA...  Kisah Heroik di Tengah Bencana, Bidan Suryani Terima Penghargaan Nasional

Dari sisi korban, 31 orang dilaporkan meninggal dunia, 14 orang hilang, dan 5 orang mengalami luka-luka. Jumlah warga terdampak secara keseluruhan mencapai 183.043 jiwa yang tersebar di 10 kecamatan dan 232 desa. Sebagian warga terpaksa mengungsi, dengan 2.116 jiwa berada di pengungsian terpusat dan 2.452 jiwa mengungsi secara mandiri.

Murthalamuddin menyebutkan, pemerintah daerah bersama unsur terkait masih terus melakukan penanganan serta pemulihan pascabencana. Kabupaten Bener Meriah sendiri saat ini sudah melewati masa tanggap darurat dan masuk tahap transisi hingga 6 April mendatang.

BACA JUGA...  Nyatakan Perang Terhadap Korupsi, Bea Cukai Sabang Teken Fakta Integritas

“Fokus kami saat ini adalah penanganan korban, pemulihan akses, serta menyiapkan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi, khususnya untuk sektor pertanian dan kebun kopi yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (Salhadi)

Berita Terkait

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas
Posko PT Atakana Rusak, Sengketa Agraria Diminta Tempuh Jalur Hukum
Banjir Terus Mengancam
Upah Belum Dibayar, Pekerja: Kami Kekantor Tapi Tidak Ditanggapi 
PSI Aceh: Jangan Viralkan Identitas Anak di Ruang Digital
Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Rabu, 30 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 

Selasa, 29 September 2026 - 17:49 WIB

Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas

Minggu, 27 September 2026 - 20:00 WIB

Posko PT Atakana Rusak, Sengketa Agraria Diminta Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 26 September 2026 - 20:27 WIB

Banjir Terus Mengancam

Berita Terbaru

NANGGROE

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Kamis, 1 Okt 2026 - 22:54 WIB

Wakapolres Asel bersama PJU Polres foto bersama seusai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Aceh Selatan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

RAGAM BERITA

Polres Asel Peringati Hari Kesaktian Pancasila 

Kamis, 1 Okt 2026 - 18:19 WIB

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Aceh Tengah, Gunawan Putra,

PEMERINTAHAN

APBK Aceh Tengah Perubahan Tahun 2026 Bertambah 

Kamis, 1 Okt 2026 - 18:09 WIB

NEWS FEATURE

Konflik HGU Aceh Timur Memasuki Fase Kritis

Kamis, 1 Okt 2026 - 11:26 WIB