EKBIS  

Harga BBM Malaysia Turun, Rakyat Indonesia Kian Terhimpit

Antrian di SPBU. Foto: Radar Sorong.

Perbandingan inilah yang menimbulkan rasa frustasi di masyarakat. Tarmizi, seorang warga Aceh, menyebut kondisi ini sebagai bukti betapa berat beban rakyat Indonesia hanya untuk sekadar membeli BBM.

“Untuk menikmati BBM kelas rendah saja harganya selangit. Katanya disubsidi, tapi antriannya panjang dan tetap bikin rakyat menderita. Betapa hinanya bangsa ini jika terus diperas oknum atas nama negara,” tegas Tarmizi.

BACA JUGA...  Bupati Aceh Utara Ajak Semua Pihak Komit Dukung Vaksinasi Massal

Ia menambahkan, pemerintah seharusnya bisa belajar dari Malaysia yang mampu menekan harga BBM demi kesejahteraan rakyat. “Kalau di sana bisa turun sampai Rp7.800, kenapa di sini justru makin mahal? Ini tanda bahwa negara tidak benar-benar berpihak pada rakyat kecil,” ujarnya.

Kebijakan Malaysia ini sekaligus menjadi tamparan bagi pemerintah Indonesia, yang kerap beralasan soal beban subsidi dan harga minyak dunia. Faktanya, negeri jiran justru mampu memberikan harga jauh lebih murah kepada rakyatnya. (R)