Hardiknas di Aceh Selatan Digelar Sederhana, Tekankan Penguatan Karakter dan SDM Unggul

Selasa, 5 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Asel H. Baital bertindak sebagai pembina upacara Hardiknas 2026 di Halaman Kantor Bupati Lama Tapaktuan, Selasa, (5/5/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Wabup Asel H. Baital bertindak sebagai pembina upacara Hardiknas 2026 di Halaman Kantor Bupati Lama Tapaktuan, Selasa, (5/5/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Untuk itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan lima kebijakan strategis. Pertama, percepatan pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran guna menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan didukung sarana memadai.

Kedua, pemenuhan kualifikasi serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru. Pemerintah memberikan beasiswa sebesar Rp3 juta per semester bagi guru yang belum berkualifikasi D-IV/S1 melalui program rekognisi pembelajaran lampau (RPL). Selain itu, berbagai pelatihan juga disiapkan, mulai dari pembelajaran mendalam, bimbingan konseling, koding, kecerdasan artifisial, hingga kepemimpinan sekolah dan penguasaan bahasa Inggris.

BACA JUGA...  APBK 2024 Aceh Selatan Defisit Sekitar  Rp.61 Milyar

“Kesejahteraan guru juga terus ditingkatkan melalui sertifikasi dengan penyaluran tunjangan secara langsung setiap bulan, serta pemberian insentif bagi guru honorer,” lanjutnya.

Ketiga, penguatan karakter peserta didik melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan nyaman, baik secara fisik, sosial, maupun spiritual. Hal ini sejalan dengan konsep budaya “ASRI” (aman, sehat, resik, dan indah) yang diharapkan menjadikan sekolah sebagai rumah kedua bagi siswa.

BACA JUGA...  40 Pemuda Pijay Ikut Pelatihan Teknisi AC dan Servis Sepeda Motor

Keempat, peningkatan kualitas pembelajaran melalui penguatan literasi, numerasi, serta pendekatan STEM (sains, teknologi, engineering, dan matematika), termasuk penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai instrumen evaluasi mutu pendidikan.

Berita Terkait

APBK Aceh Tengah Perubahan Tahun 2026 Bertambah 
Ayah Wa: Kita Perjuangkan KK Gantung
Plt Sekda Aceh Minta Rehab-Rekon Segera Dipacu
Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Pengurus “Tuha Peut” Nasional  Usulkan Revisi Permendagri Nomor 110
Ayah Wa: Terima Kasih Yayasan Buddha Tzu Chi
PAUD-HI Perkuat Edukasi Keselamatan Anak
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:09 WIB

APBK Aceh Tengah Perubahan Tahun 2026 Bertambah 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Ayah Wa: Kita Perjuangkan KK Gantung

Rabu, 30 September 2026 - 19:53 WIB

Plt Sekda Aceh Minta Rehab-Rekon Segera Dipacu

Rabu, 30 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 

Selasa, 29 September 2026 - 17:31 WIB

Pengurus “Tuha Peut” Nasional  Usulkan Revisi Permendagri Nomor 110

Berita Terbaru

Dandim 0107/Asel Letkol (Inf) Andrino    menyerahkan bantuan kepada 40 warga Sawang yang tidak mampu.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

TNI Hadir Untuk Warga Kurang Mampu

Sabtu, 3 Okt 2026 - 19:07 WIB

NANGGROE

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Sabtu, 3 Okt 2026 - 12:15 WIB

NANGGROE

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Kamis, 1 Okt 2026 - 22:54 WIB