HAMPIR DUA BULAN PASCABANJIR, KETIKA KORBAN DIPAKSA MENGEMIS DI JALAN

Kamis, 15 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga menyebutnya sebagai “tsunami darat”—sebuah istilah yang lahir dari trauma kolektif atas dahsyatnya volume material yang menghanyutkan kampung-kampung mereka.

Akibatnya, ratusan warga kehilangan rumah, harta benda, dan pekerjaan dalam satu malam. Sawah tertimbun lumpur, kebun rusak berat, dan tempat usaha tak lagi bisa difungsikan. Dua bulan berlalu, sebagian besar korban masih menganggur.

BACA JUGA...  TUJUH LANGKAH DI ATAS AIR KERUH

BANTUAN ADA, TAPI HIDUP TAK BERGERAK

BANTUAN memang sempat datang; logistik darurat, sembako, dan bantuan sesaat. Namun bagi para korban, itu hanya menunda kelaparan, bukan memulihkan kehidupan.

“Beras datang, habis. Uang ada sedikit, habis. Setelah itu, kami harus bagaimana?” ujar seorang korban lain.

Tidak adanya skema pemulihan ekonomi jangka pendek membuat korban terjebak dalam kekosongan. Mereka tidak bekerja, tidak berpenghasilan, dan tidak memiliki alternatif selain bergantung pada bantuan atau… mengemis.

BACA JUGA...  Pemuda Lamno Desak Sekwan Tetapkan Tgk Hazami Jadi Wakil Ketua DPRK

Ini bukan semata persoalan kemiskinan pascabencana, melainkan kegagalan transisi dari fase tanggap darurat ke pemulihan.

TRAUMA YANG TAK TERLIHAT

SELAIN kehilangan materi, trauma psikologis juga masih menghantui para penyintas. Anak-anak mengalami ketakutan berlebihan setiap hujan turun.

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

EKBIS

Harmoni Inklusif PEP Rantau Menembus Panggung Asia

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:27 WIB