“Pak Bupati tidak usah khawatir. BNPB akan selalu berada di garis terdepan untuk membantu Aceh Tengah,” tegas Suharyanto.
Lebih lanjut, Kepala BNPB mempersilakan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk mengusulkan bantuan stimulan tahap kedua bagi masyarakat terdampak bencana. Ia juga menyampaikan bahwa apabila masa penggunaan alat berat bantuan Kementerian Dalam Negeri telah berakhir, pemerintah daerah dapat kembali mengajukan permohonan bantuan kepada BNPB.
Dalam kesempatan yang sama, Suharyanto mengungkapkan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mendukung upaya normalisasi sungai guna mengurangi risiko bencana di Aceh Tengah. BNPB juga siap membantu pembiayaan penyelesaian pembangunan jembatan yang saat ini masih dalam proses pengerjaan.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Brigjen TNI M. Syech Ismed, Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansah, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan, S.I.P., M.Si., Inspektur III (Plt) Kombes Pol Deden Nurhidayatullah, serta jajaran pejabat BNPB lainnya.(AR)




