Haa…Proses Tender Proyek di ULP Tak Sehat?

Senin, 15 Februari 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Seharusnya setiap tender proyek dapat diikuti oleh seluruh perusahan secara fair. Jangan sampai rekanan mengaku kalah sebelum ikut tender,” tutur Indra.

Laporan | Syawaluddin

KUALASIMPANG (MA) – Unit Layanan Pengadaan (ULP) lelang Barang dan Jasa (Barjas) Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Tercium dugaan tidak mengedepankan rule-nya sebagai acuan untuk melakukan tender.

Ruangan Kantor ULP Barjas Kabupaten Aceh Tamiang sepi. (Foto : Syawaluddin/dok/mediaaceh.co.id)

Membuat para anemer (kontraktor) tarik diri untuk mengikuti proses pelelangan pekerjaan di Kabupaten ujung timur Aceh, tersebut.

BACA JUGA...  Mualem dan KPA Luwa Nanggroe Jajaki Investasi Air Bersih ke Malaysia

“Saya melihat ada dugaan tak sehat pada proses tender yang dilakukan ULP. Hingga para kontraktor tak berani mengikuti pelengan pekerjaan, secara regulasinya, hanya ULP yang tahu itu,” jelas Indra Sekretaris PWI Kabupaten Aceh Tamiang, pada mediaaceh.co.id. Senin, 15 Februari 2021 di Karang Baru.

Dugaan tak sehat tercium, setelah banyak rekanan yang mengutarakan hal itu. Rekanan enggan ikut tender karena mereka tidak punya kedekatan dengan pejabat pengadaan Barjas. Mereka pesimis menang sebelum ikut tender.

BACA JUGA...  Tunggakan Rekening Pelanggan PDAM 7,6 Miliar Rupiah

Indra menyimpulkan keresahan sejumlah kontraktor di Aceh Tamiang tersebut diduga karena adanya keberpihakan kelompok kerja (Pokja) di ULP membuat proses tender proyek pembangunan Tahun Anggaran 2021 jadi tidak sehat.

Berita Terkait

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers
Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo
Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers
Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri
Ayah Wa: Pers Harus Tetap Dekat dengan Rakyat demi Demokrasi yang Kuat
Terima Pemred Award 2026, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali Menjadi Suara Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:10 WIB

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Selasa, 22 September 2026 - 18:30 WIB

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Kamis, 10 September 2026 - 14:44 WIB

Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

Sabtu, 5 September 2026 - 13:44 WIB

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Jumat, 4 September 2026 - 16:51 WIB

PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers

Berita Terbaru

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB

Bupati Tagore Sedang Menanam Bibit kopi bersama Wakilnya Armia pada saat penyaluran perdana 10,2 juta  bibit kopi di Kampung Bumi Ayu  kecamatan Timang Gajah Bener Meriah

PEMERINTAHAN

Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi

Selasa, 20 Okt 2026 - 09:25 WIB