Giliran Alu Limeung Gelar Sosialisai Pencegahan Stunting

Sabtu, 9 November 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen, (MA) – Sosialisai dan Konvergensi Pencegahan Stuntting yang gencar dilaksanakan di beberapa desa dalam Kecamatan Jeumpa, Kabupeten Bireuen, Kali ini, giliran Desa Alue Limeung yang melaksanakan kegiatan serupa yang dipusatkan Gedung Serba Guna desa setempat, Sabtu (9/11).

Pelaksanaan Sosialisai dan konvergensi pencegahan Stunting di Desa Alue Limeung, Kecamatan Jeumpa yang berlansung marak itu di buka resmi oleh camat setempat yang diwakili Kasi PMG, Afifuddin, S.Sos yang menyebutkan arti penting pencegahan stunting sejak dini.

Hadir dalam kesempatan itu, Geuciek Gampong Aue Limeung, Muhammad Yusuf Daud serta unsur Forkopimcam Jeumpa, dan hadir pula Pendamping Desa Alue Limeung, Ahmadi Hidayanullah, berikut Bides ulyana, Amd.Keb serta para kader Posyandu setempat.

BACA JUGA...  Pemuda Dewan Dakwah Aceh Laksanakan Seminar Wirausaha

Sedangkan yang bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut masing-masing, Indra Gunawan, SKM, M Kes dari Pusekesmas Jeumpa dan Rahmad Hidayat (Tenaga Pendamping Desa Kabupaten Bireuen).

Geuchiek Gampong Alue Limeng,Muhammad Yusuf Daud .mengatakan terima kasihnya kepada semua pihak, khususnya, pendamping desa, bidan desa dan seluruh kader Posyandu yang telah bersusah payah untuk bisa mensukseskan kegiatan Sosialisasi dan Konfergensi pencegahan Stunting di Alue Limeung. Kepada ibu-ibu yang mengikuti acara ini, untuk benar-benar mengikutnya dengan baik, sehingga dapat mengerti apa sebenarnya stunting itu.

BACA JUGA...  HUNTARA YANG BELUM MENJADI HUNIAN

Sedangkan, Hendra Gunawan, SKM, M.Kes memaparkan istiilah Stunting, yang dikarenakan kurang gizi kronis, baik dari ibu dan anak saat dalam kandungan. “Makanya, pemberian ASI Ekslusif selama enam bulan, yang setelah itu, bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusui hingga dua tahun,” jelas Hendra.

Dikatakan, Stunting yang mengakibatkan postur tubuh anak lebih kecil dari anak seusianya. Maka, pencegahan stunting dimulai dari kandungan, bukan sejak bayi lahir. Jika asupan gizi anak kurang,apalagi sejak dalam kandungan hingga seterusnya, bukan tidak mungkin anak akan mengalami stunting,” papar Hendra Gunawan, SKM.

BACA JUGA...  Dandim MengharapkanHidup Kebersamaan dengan Masyarakat untuk Ciptakan Rasa Kekeluargaan yang Tinggi.

Adapun Pemateri dari Tenaga Pendamping Desa, Rahmad Hidayat mengatakan, Program yang bisa dimasukkan dalam anggran dana desa untuk pencegahan stunting, antara lain, penyediaaan air bersih, termasuk dari PDAM , Mandi Cuci Kakus (MCK), Pengadaan Makanan Tambahan (PMT), alokasi dana untuk penyegaran peningkatan kapasitas kader Posyandu, dan Tikar Petumbuhan atau alat pendeteksi stunting, “Temasuk Ambulance, dan Mandi Cuci Kakus (MCK).

Tapi, pengadaaannya terkebih dahulu harus melalui musyawarah desa,” paparnya seraya menyebutkan anggarannya ada pada tahun 2020.(Maimun Mirdaz).

Berita Terkait

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Senin, 26 Okt 2026 - 21:39 WIB

Para mahasiswa pelaksana  poto bersama dengan sebagian siswa SMA Negeri 4 Banda Aceh yang menjadi peserta workshop.(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PENDIDIKAN

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar

Senin, 26 Okt 2026 - 21:25 WIB