Pj Wali Kota Sabang juga mendukung upaya Pemerintah Aceh yang tengah melakukan digitalisasi untuk menjamin arsip tersimpan dengan baik dan dapat di akses dengan mudah oleh generasi saat ini.
“Tidak hanya tersimpan di satu tempat menjadi koleksi, tapi tentu juga menjadi satu kekayaan kita yang dapat di akses banyak orang. Semoga dengan digitalisasi arsip dapat mempermudah kita menelusuri jejak sejarah baik berupa naskah dan manuskrip kuno di Aceh, termasuk bagi kita di Kota Sabang ini yang juga memiliki jejak sejarah cukup panjang,” tambahnya.
Di sisi lain, sebagai penyelenggara, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Edi Yandra menjelaskan kegiatan yang digelar pihaknya itu bertujuan untuk menanamkan dan menumbuhkan minat baca, meningkatkan pengetahuan literasi serta penggunaan aplikasi para generasi muda ke depan. Membaca tidak hanya melalui buku tapi juga gadget, namun yang perlu diperhatikan adalah bahan bacaannya.
“Baca yang bisa membangun diri, ini menjadi penting karena generasi hari ini kurang minat, banyak membaca melalui gadget tapi isi bacaannya itu tidak bermanfaat dan tidak menambah SDM dia. Oleh karenanya kita berharap melalui kegiatan ini, generasi ke depan bisa mencintai membaca,” harapnya




